Ruang ICU Nyaris Penuh, Pemkot Depok Lakukan Beberapa Langkah Konkret

27
Petugas kesehatan saat melakukan penanganan pasien Covid-19

Margonda | jurnaldepok.id
Ruang Intensive Care Unit (ICU) di sejumlah Rumah Sakit di Kota Depok nyaris penuh akibat tinggiya pasien Covid-19.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengakui jika ketersedian ruang isolasi dan tempat tidur ICU rumah sakit nyaris penuh. Ini terjadi akibat tingginya kasus Covid-19.

“Bahwa saat ini bed occupancy ratio untuk isolasi sudah mencapai 85 persen dan untuk ICU sudah mencapai 90,32 persen,” ujarnya, akhir pekan kemarin.

Terkait hal itu, Idris mengaku pihaknya tidak tinggal diam.

“Kami akan menambah tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit-rumah sakit. Segera kami juga sudah mengumpulkan para direktur rumah sakit yang sudah diberi amanah menangani Covid-19 untuk membahas bersama masalah ini,” tuturnya.

Idris pun berharap pemerintah pusat maupun provinsi turut ambil bagian dalam persoalan ini.

“Kami mohon bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat untuk juga memberikan bantuan peralatan sesuai yang dibutuhkan,” katanya.

Sementara itu tempat Karantina bagi pasien Covid 19 Orang Tanpa Gejala di Wisma Makara UI sudah terisi penuh.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Kota Depok Deny Romulo kepada wartawan mengatakan tempat Karantina Covid-19 Kota Depok di Wisma Makara UI sudah terisis penuh.

“Kapasitas 32 bed, dimana semua bed sudah terisi penuh dengan jumlah pasien 32 maka otomatis Wisma Makara UI penuh,” tandasnya.

Melansir dari www. depok. go id jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kota Depok berjumlah 18.846 orang, dengan rincian pasien aktif berjumlah 3.620, sembuh 14.778 orang, dan meninggal dunia sebanyak 448 orang.

Sementara kemarin, jumlah pasien terkonfirmasi positif mencapai 19.253 orang, dengan rincian pasien aktif 3.717 orang, sembuh 15.079 orang, dan meninggal dunia sebanyak 457 orang. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here