Tim Jaguar Gerebek Penjual Miras di Kawasan Jalan Margonda

1734
Tim Jaguar saat menunjukkan barang bukti berupa miras hasil penggerebekan

Margonda | jurnaldepok.id
Ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merek berhasil disita anggota Tim Jaguar Polres Metro Depok dari sebuah toko di Jalan Margonda Raya, Pancoranmas, Kota Depok.

Katim Jaguar Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus mengatakan penggerebekan dilakukan hasil laporan masyarakat terdapat sebuah ruko pinggir Jalan Raya Margonda menjual miras secara diam-diam sisa dari hasil perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

“Anggota Jaguar segera menelusuri informasi tersebut sekitar pukul 01.00 WIB, langsung menggrebek toko yang didalamnya menjual berbagai jenis minuman keras. Setelah kita grebek terdapat ratusan botol kosong sisaan yang telah dibeli warga dengan berbagai merek miras di dalam toko,” ujarnya, kemarin.

Dia menuturkan, anggotanya melakukan penggeledahan dan ternyata masih didapatkan sebanyak 19 dus berisi berbagai jenis miras.

“Total semua yang kita sita dari 19 dus ada 228 botol miras berbagai merek dengan kadar alkohol mulai dari 15 sampai 40 persen,”ungkapnya.

Winam langsung membawa pemilik toko N (45) ke Mapolrestro Depok untuk dimintai keterangan.

“N ini sudah berulang kali kejaring sama Jaguar mulai dari dulu jualan di Terminal Depok kini tergusur, sekarang malah menyewa ruko untuk peredaran miras diduga ilegal,”katanya.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny kepada wartawan mengatakan ribuan minuman berakholol yang dimusnahkan beberapa hari lalu merupakan hasil razia gabungan antara Satpol PP, Polres Metro Depok, dan Kodim 0508/Depok sejak Agustus hingga Desember tahun 2020.

Adapun jenis minumas keras tersebut terdiri dari type A, B dan C dengan kadar alkohol 5 hingga 65 persen. Semuanya merupakan hasil razia di 11 kecamatan se-Kota Depok, jika dikalkulasikan dengan uang mencapai sekitar Rp 157.750.000.

“Anggota kami masih menemukan adanya penjualan miras yang bebas dan tidak berizin, dan illegal. Dampak dari peredaran miras banyak potensi terjadinya kriminalitas dan gangguan ketertiban umum,” ungkapnya.

Lienda menjelaskan, pemusnahan mikol ini sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Kegiatan operasi miras, tegasnya, akan terus dilaksanakan agar Kota Depok semakin kondusif.

Dirinya menerangkan, operasi penertiban yang dilakukan bersama aparat TNI-Polri ini selain dalam upaya penegakan peraturan daerah (Perda) juga dalam rangka menekan kerumunan orang, terlebih jelang perayaan tahun baru kemarin. Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here