Merasa Dicemarkan Nama Baiknya, Kasatpol PP Kota Depok Polisikan Wak Econg

200
Kasatpol PP Kota Depok saat membuat laporan di Polres Metro Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Kesatuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Depok, Lienda Ratna Nurdianny melaporkan seorang warga atas dugaan pencemaran nama baiknya melalui media sosial.

Lienda melaporkan warga ke kantor polisi Polres Metro Depok di Jalan Margonda karena tidak terima dituduh menerima suap dari bandar minuman keras (Miras).

Dalam postingan tersebut, pemilik akun Herry Hersong Pansila atau yang lebih akrab disapa Wak Econg menulis ‘Kabarnya Linda Kasatpol PP Dapat Setoran dari Bandar Miras Samping Pemkot Depok Karena Hingga Hari Ini Enggak Mampu Tutup Kios Miras Tersebut’.

“Hari ini saya datang ke Polres untuk membuat laporan Polisi terkait dengan adanya postingan salah satu akun yang menyatakan bahwa saya, selaku Kasatpol PP menerima setoran dari bandar miras,” ujarnya, Sabtu (2/1).

Ia menegaskan, dirinya terpaksa menyikapi hal ini secara serius karena tuduhan tersebut tidak mendasar dan merupakan pembohongan publik.

“Itu tentunya menggangu saya selaku pribadi dan juga institusi karena saya merasa tidak pernah mendapat setoran dari siapapun, dari manapun dan terkait apapun, karena itu melanggar dan tidak pernah kami lakukan,” jelasnya.

Lienda khawatir, postingan tersebut menimbulkan persepsi negatif terhadap citra maupun kinerja aparat khususnya Satpol PP Kota Depok.

“Dampak dari postingan itu khawatir menggiring opini publik yang membenarkann statmen tersebut. Maka itu perlu saya tindak lanjuti sesuai proses peraturan perundang-undangan,”katanya.

Lebih lanjut dirinya mengaku merasa terganggu, karena selama ini pihaknya selalu gencar melakukan penertiban minuman-minuman beralkohol yang tak berizin.

“Ini kami lakukan terus menerus. Kemarin saja kami sudah memusnahkan sebanyak 3.155 botol miras dari berbagai merek dan ini akan terus kami lakukan untuk menjadikan masyarakat taat hukum dan tertib agar tidak menimbuklkan dampak yang tidak baik pada masyrakat,” terangnya

Laporan tersebut kini dalam penyelidikan Polisi dengan rujukan STPOL/03/K/I/2021/Restro Depok atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial terkait Undang-undang ITE Pasal 27 (3) No. 19 Tahun 2016. Kasusnya kini ditangani Polres Metro Depok. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here