Pemudik Natal dan Tahun Baru Alami Lonjakkan

27
Para pemudik yang akan berangkat dari Terminal Jatijajar

Tapos | jurnaldepok.id
Penumpang yang melakukan perjalanan libur Natal dan Tahun Baru yang menggunakan transportasi bus Antar Kota Dalam Propinsi melalui Terminal Jatijajar jumlahnya mengalami kenaikan.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Jatijajar, Angga Kusumadiharja mengatakan, pada libur akhir tahun 2019 lalu jumlah penumpang di Terminal Jatijajar mencapai 1.000 orang per harinya. Sementara akhir 2020 ini, dia masih melakukan pemantauan di Terminal Jatijajar.

“Kalau tahun ini apabila dilihat belum ada lonjakan penumpang dibandingkan tahun lalu, masih kami lakukan pendataan apa naik atau tidak,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan, biasanya seperti pada libur Natal dan Tahun Baru ada peningkatan jumlah penumpang dibandingkan hari biasa. Saat ini terpantau jumlah penumpang mencapai 600 orang per hari, naik dari yang biasanya 400 orang per hari, kenaikan dari hari biasa mencapai 10 persen.

Angga menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang di Terminal Jatijajar didominasi orang yang ingin menuju sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Namun, di Terminal Jatijajar juga terdapat pemberangkatan ke sejumlah daerah di luar Pulau Jawa seperti NTB, Bali, Lampung, hingga Padang.

Angga menuturkan, calon penumpang yang ingin berpergian keluar kota diimbau untuk melakukan rapid test yang telah disediakan di Terminal Jatijajar.

“Hasil rapid test guna mengetahui penyebaran Covid-19, dan hasil dari pemeriksaan dapat digunakan penumpang untuk menunjukan hasil rapid test di kota tujuan. Karena ada sejumlah kota yang meminta penumpang menunjukan hasil rapid test dari daerah asal, seperti Yogyakarta, Solo, dan Bali,”katanya.

Sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok melakukan kegiatan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (ramp check). Upaya ini dilakukan terhadap bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Penumpang Tipe A Jatijajar.

Kepala Dishub Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, ramp check digelar guna memastikan kesiapan dan kelaikan setiap angkutan umum yang akan melayani arus mudik dan balik saat perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Pasalnya, walaupun pandemi, masyarakat sudah boleh menggunakan angkutan umum dengan kapasitas sebanyak 50 persen.

“Kami memang melakukan pencegahan dini terhadap kecelakaan yang diakibatkan karena masalah teknis kendaraan. Ramp check itu terdiri atas pengujian KIR maupun uji emisi. Selain itu juga akan dilakukan pemeriksaan urin oleh Dinas Kesehatan dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Dikatakannya, arus mudik dan balik tahun ini diyakini tidak akan mengalami lonjakan penumpang, terlebih masih dalam masa pendemi Covid-19. Namun Dishub akan tetap bekerja sama dengan dinas terkait dan pihak kepolisian untuk mengawal kelancaran arus mudik dan balik libur Natal dan Tahun Baru.

“Nanti juga ada personel yang disiapkan untuk mengamankan lalu lintas. Dishub juga akan memantau melalui Area Traffic Control System (ATCS). Melalui ATCS, kami terus memonitoring titik-titik yang mengalami kemacetan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here