Babai Divonis Bersalah, Politisi PKB Itu Wajib Bayar Denda

243
Sidang vonis terhadap politisi PKB Depok yang digelar secara virtual

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Sidang pelanggaran Pilkada Depok dengan terdakwa Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi, Senin (28/12) dilaksanakan secara virtual. Hal itu dilakukan karena Ketua Pengadilan Negeri Depok dan Panitera Muda Terkonfirmasi Covid 19.

“Karena ada temuan kasus Covid 19 di lingkungan Pengadilan Negeri Depok maka sidang dibatasi dan Virtual salah satunya sidang Pilkada,”kata Humas Depok, Nanang Herjunanto.

Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Eko Julianto, dimana terdakwa Babai Suhaimi ditempatkan diruang lain. Nanang mengatakan, bahwa terdakwa Babai Suhaimi dituntut Jaksa Penuntut Umum berupa pidana denda Rp 800 ribu subsidair dua bulan kurungan.

“Tuntutan Jaksa itu maksudnya kalau denda Rp 800 ribu tidak dibayar, baru Terdakwa menjalani kurungan selama dua bulan,” katanya.

Nanang menerangkan, mengenai barang bukti berupa satu keping DVD-R plus yang berisi rekaman suara Terdakwa dan kegiatan Terdakwa di Mushola Nurul Huda Jl. H. Nurdin RT 02 RW 01 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Dua lembar foto Mushola Nurul Huda Jl. H. Nurdin RT 02 RW 01 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung. Tiga lembar foto Terdakwa saat penyampaian kampanye di dalam Mushola Nurul Huda Jl. H. Nurdin RT 02/RW 01 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung oleh JPU dinyatakan, tetap terlampir dalam berkas perkara.

Barang bukti berupa satu botol cairan pencuci piring dengan stiker foto pasangan calon nomor urut 01 dan foto Terdakwa, dinyatakan JPU, dirampas untuk dimusnahkan.

Menetapkan supaya Terdakwa Babai dibebani biaya perkara sebesar dua ribu rupiah.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Depok, Adhi Prasetya Handono di ruang persidangan Pengadilan Negeri Depok, Rabu (23/12) menyatakan Babai terbukti bersalah dan secara meyakinkan melakukan tindakan pidana, dalam pembacaan tuntutan.

“Dijatuhkan pidana denda sebesar Rp 800.000 atau subsidair 2 bulan tahanan penjara,”katanya.

Disebutkan dalam pembacaan tuntutan, bahwa terdakwa Babai Suhaimi terbukti melakukan perbuatan pidana dengan melakukan kampanye di tempat ibadah Mushola Nurul Huda Jl. H. Nurdin Rt 002 /001 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Hal tersebut, sebagaimana diatur dalam pasal 69 huruf (i) jo pasal 187 ayat (3) UU No.10 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU No.1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU No.1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.

Sementara politisi PKB itu mengatakan, aksi yang dilakukan itu tidak sengaja. Dia mengatakan awalnya dia hadir kegiatan Jamaah Majelis Taklim di gedung Majelis Taklim bertemu dengan jamaah Majelis Taklim.

Dikarenakan gedung Majelis Taklim tersebut sedang ada perbaikan keramik di lantai maka kegiatan dipindahkan ke Musholla.

Dia menampik tuduhan dirinya berkampanye di rumah ibadah, dia mengaku mendapat undangan dari ibu-ibu pengajian yang biasa dilaksanakan di balai muslimat. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here