Begini Kronologis Lansia Tewas Saat Hendak Mengambil Bansos

50
Plt Camat Tapos beserta jajaran saat mengunjungi rumah duka

Tapos | jurnaldepok.id
Siti Maemunah, Warga RT 01/ 09 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, tewas di Puskesmas dimana dia sebelumnya hendak mengantri untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai dari Propinsi Jawa Barat.

Informasi di lokasi kejadian Siti yang berusia 75 tahun sekitar pukul 07:00, Sabtu (26/12) dengan anaknya, Nurul dan Fitriah bermaksud mengambil bantuan langsung Gubernur Jawa Barat tahap ke empat.

Dia bersama kedua anaknya ke Kantor Kelurahan Sukatani menumpang angkot. Sebelumnya kedua anaknya melarang Siti untuk berangkat ke Kantor Kelurahan Sukatani karena Siti dalam kondisi kurang sehat.

Namun Siti tetap ikut mengambil bantuan ke Kantor Kelurahan Sukatani. Setelah turun dari angkot, ia sudah dipapah dan lemes. Sampai gerbang pintu kelurahan ia pingsan, sekitar pukul 07.30 WIB, pemberian bansos belum dimulai dan belum ada antrian, karena dimulai pukul 08.00 wib.

Plt Camat Tapos, Anwar Nasihin saat dihubungi wartawan mengatakan Siti meneinggal karena sakit.

“Info yang saya dapat, jadi yang bersangkutan sudah sakit. Usianya sudah tua, 75 tahun dan memang sedang sakit,” ujarnya, kemarin.

Ia pun membantah jika wanita tua tersebut tewas akibat kelelahan antri bansos.

“Sebenarnya sama anak-anaknya sudah dilarang ikut ke keluarahan, tapi dia mau jalan. Saat turun dari mobil katanya sudah pingsan,” paparnya.

Lebih lanjut Anwar menuturkan, wanita itu datang saat kantor kelurahan belum buka sekitar pukul 07:30.

“Jadi bukan warga ngantri ya, memang beliau sakit,” tuturnya.

Ketika melihat hal tersebut, pihak kelurahan dibantu beberapa warga sempat melarikan korban ke puskesmas terdekat, namun nahas nyawa Siti tak dapat tertolong.

Sementara itu Kapolsek Cimanggis, AKP Agus Khaeron menambahkan Siti meninggalnya bukan di kelurahan, tapi di puskesmas.

Dirinya menambahkan, dari keterangan saksi di lokasi Siti saat datang untuk ambil bansos, korban sudah terlihat lemas.

“Yang bersangkutan sempat mau pingsan terus dibawa ke Pusksmas Sukatani, disitu dilakukan tindakan pertolongan pertama, tapi selang berapa lama kemudian meninggal dunia,” jelasnya.

Terkait hal itu, pihak kecamatan dan polsek setempat telah mendatangi kediaman korban untuk menyalurkan bantuan yang ada kepada keluarga korban. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here