Aduh…Koar-koar Kampanye di Rumah Ibadah, Babai Tersangkut Kasus Hukum

426
Babai saat menjalani persidangan

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi menjalani sidang perdana terkait dugaan pelanggaran kampanye di Musholla Nurul Huda, Kecamatan Cipayung.

Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua, Eko Julianto menghadirkan terdakwa Babai Suhaimi dan para saksi di dalam ruang sidang utama.

Pada sidang tersebut Hakim Ketua, Eko Julianto memberikan pertanyaan kepada terdakwa Babai terkait kegiatannya sehingga dia dilaporkan oleh pelapor yakni dari anggota Panswascam Kecamatan Cipayung.

Di persidangan tersebut juga dihadiri para saksi seperti petugas Komisioner KPU, Bawaslu, pengurus DKM. Sidang tuntutan terhadap terdakwa Babai rencannya akan dilanjutkan pada Rabu (22/12).

Sementara Jaksa Penuntut Umum, Alfa Della menghadirkan saksi dimana saksi tersebut masih berada di Paris, Perancis.

“Apa benar saudara melakukan kampanye di Musholla,”tanya Alfa Jaksa Penuntut Umum, Selasa (21/12).

Bahkan Jaksa Penuntut Umum membawa barang bukti berupa cairan pembersih ditempel stiker bergambarkan pasangan calon Pradi-Afifah.

Alfa Della mengatakan terdakwa diketahui melakukan kampanye di rumah ibadah yakni di Musholla.

“Jika tidak ada halangan pada, Rabu (22/12) tuntutan akan dibacakan,”katanya.

Sementara itu Babai yang mengenakan masker hijau dengan tenang mengikuti jalannya sidang tersebut. Babai mengatakan aksi yang dilakukan itu tidak sengaja.

Dia mengatakan awalnya dia hadir di kegiatan Jamaah Majelis Taklim di gedung Majelis Taklim bertemu dengan jamaah Majelis Taklim.

“Dikarenakan gedung Majelis Taklim tersebut sedang ada perbaikan keramik di lantai, maka kegiatan dipindahkan ke Musholla,” katanya.

Dia menampik tuduhan dirinya berkampanye di rumah ibadah, dia mengaku mendapat undangan dari ibu-ibu pengajian yang biasa dilaksanakan di balai muslimat.

“Undangannya di Balai Muslimat, kebetulan nyatu dengan musholla, karena balai muslimatnya sedang direnovasi. Nah acara itu dipindahkan ke Musholla dan kegiatannya tidak lama,” kilahnya.

Babai menegaskan disaat dirinya melakukan kesalahan ada petugas Panwascam.

“Seharusnya anggota Panwascam menegur kami bukan malah membiarkan kegiatan kami yang salah,”kilahnya lagi.

Dirinya akan hadir kembali pada sidang tuntutan yang akan dibacakan Jaksa Penuntut Umum.

Sebelumnya Badan Pengawas Pemilu Kota Depok menyerahkan sejumlah kasus dugaan pelanggaran Pilkada Depok.

Diperkirakan pelanggaran yang diserahkan ke aparat Kepolisian terkait dugaan kampanye di rumah ibadah dan bagi-bagi uang yang dilakukan Anggota DPRD Depok, Babai Suhaimi saat kegiatan sosialisasi pasangan calon Pradi-Afifah. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here