Sah! KPU Tetapkan Pasangan Idris-Imam Sebagai Pemenang Pilkada Depok 2020

728
Pasangan Wali-Wakil Wali Kota Depok terpilih, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono

Margonda | jurnaldepok.id
Pasangan Calon Wali-Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono dipastikan bakal ditetapkan sebagai pasangan calon wali-wakil wali kota Depok terpilih periode 2021-2026.

Hal itu terungkap setelah Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kota Depok menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara tingkat kota dari hasil Pilkada Depok, 9 Desember 2020.

Hasil rekapitulasi suara menunjukan pasangan Idris-Imam unggul 55,55 persen dari pasangan Pradi Supriatna -Afifah Alia yang hanya meraup suara 44, 45 persen.

“Hasil pleno rekapitulasi suara tingkat kota pemilihan Wali kota dan wakil wali kota Depok 2020 dimenangkan paslon nomor 2 yaitu Idris-Imam,” ujar Nana Shobarna, Ketua KPU Kota Depok, Selasa (15/12).

Ia menambahkan, partisipasi pemilih pada Pilkada Depok 2020 sebesar 62,79 persen dari target KPU Depok 77, 5 persen.

“Hasil perolehan suara sah sebanyak 748.346 suara dan suara tidak sah sebanyak 29.391 suara. Jadi total 777. 737 suara yang memilih atau berpartisipasi di Pilkada Depok 2020,” paparnya.

Nana mengatakan, pemilihan kepala daerah ini di tengah pandemi COVID-19 malah ada kenaikan partisipasi pemilih jika dibandingkan Pilkada 2015 lalu.

“Ada kenaikan. Alhamdulillah, tidak ada laporan klaster di Pilkada Depok 2020. Kami mengapresiasi masing-masing pasangan calon dan tim kampanye karena dapat menjaga kondusifitas sejak awal tahapan hingga 9 Desember,” terangnya.

Nana berharap dipenghujung proses ini semua pihak dapat sama-sama tetap menjaga kondusifitas.

“Jika misalnya ada ketidakpuasan, dapat ditempuh melalui jalur hukum yang memang sudah ada ketentuannya. Jadi ini adalah bagian dari ranah yang memang sudah diatur dan saya sangat yakin dan apresiasi kepada semua,” ungkapnya.

Menurut Nana, saat ini masyarakat Depok sudah sangat cerdas berdemokrasi sehingga dapat menjaga situasi aman lancar damai dan kondusif sampai dengan tahapan pilkada tuntas.

Walaupun nantinya jika ada gugatan dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Betul kan ada jalur MK jalur perselisihan hasil pemilihan, kalau memang itu dianggap kurang dan ada ranahnya untuk bisa ditempuh, jika ada perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi,” terangnya.

Dikatakannya, gugatan itu dapat dilayangkan setelah KPU menetapkan hasil rekapitulasi.

“Tentu setelah kami menetapkan hasilnya itu bisa langsung dilakukan diajukan, kalau kaitan itu bisa konfirmasi ke panitera di MK, ranah mereka untuk bisa diproses,” jelasnya.

Sementara itu, calon Wakil Wali Kota terpilih, Imam Budi Hartono mengaku bersyukur atas kemenangan di Pilkada Depok.

“Semoga kami dapat menjalankan amanah tugas ini dengan sebaik baiknya.Dan Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran serta dimenangkannya pasangan Idris-Imam untuk memimpin Kota Depok,” pungkasnya. n Aji Hendro | Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here