Aduh…Penghitungan Suara Ditunda Gegara Sirekap Milik KPU Eror

85
Proses rekapitulasi di Kecamatan Beji yang harus ditunda karena Sirekap eror

Beji | jurnaldepok.id
Sistem Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum mengalami kerusakan atau eror sehingga pelaksanaan rekapitulasi suara untuk sementata dipending.

“Ya untuk sementata Rekapitulasi Suara ditunda atau dipending karena server Sirekap alami kerusakan,” ujar Ketua PPK Beji, Andri Yudisprana.

Dia mengatakan server Sirekap alami kerusakan sejak penghitungan rekapitulasi suara dimulai.
Akibat kerusakan Sirekap maka penghitungan rekapitulasi suara ditunda dan akan dilanjutkan jika Sirekap sudah normal kembali.

Dikonfirmasi terpisah Ketua KPU Kota Depok, Nana Sobarna mengatakan bahwa aplikasi Sirekap beberapa waktu lalu masih bisa.

”Setahuu saya beberapa waktu lalu masih bisa bang,”katanya.

Sebelumnya Nana pernah mengatakan, KPU Kota Depok siap menggelar Pilkada Depok dengan Sistem Informasi Rekapitulasi yang akan dipergunakan dalam proses penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Desember 2020.

“Selain melaksanakan tahapan yang tengah dilalui, di sisi lain kami juga tengah mengedukasi dan meng-internalisasi kemampuan sumber daya manusia petugas KPPS terkait dengan kesian Sirekap,” paparnya.

Nana mengatakan juga pernah mengatakan batalnya penggunaan Sirekap sudah melalui tahapan keputusan.

Dimana keputusan tersebut diambil melalui rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi II DPR bersama KPU RI, Bawaslu RI, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Dari pertemuan tersebut, kata Nana, menghasilkan bahwa Sirekap tidak digunakan untuk penghitungan resmi di Pilkada 2020.

“Jadi, batal menggunakan Sirekap sebagai perhitungan suara resmi di Pilkada Serentak secara umum, begitu juga di Pikada Depok secara khusus,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here