Ribuan Personil TNI-Polri Disiagakan untuk Amankan Pilkada Depok

46
Kapolres Metro Depok didampingi Dandim 0508 Depok saat menggelar apel siaga

Margonda | jurnaldepok.id
Menjelang hari Pencoblosan Pilkada Depok, sekitar 200 personil prajurit TNI dari Batalyon Kavaleri 07 dan 201 telah siaga di Kota Depok.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah didampingi Dandim 0508 Depok, Kolonel Inf Agus Israk Miraj mengatakan, ratusan prajurit tersebut diutus untuk membantu Polri menjaga situasi keamanan Pemilihan Kepala Daerah.

“Adapun rincian pengamanan di Kota Depok yakni, sebanyak 1.098 personil menjaga TPS. Penambahan pasukan dari Polda dan Mabes yakni, Brimob Mabes Polri 200 personil, Satuan Brimob Polda Metro Jaya 200 personil, Dit Shabara Polda Metro Jaya 200 personil,” ujarnya, kemarin.

Kemudian, sambungnya, perbantuan pasukan dari TNI, yakni Kodim 0508 sebanyak 250 personil, Yonkav 7 sebanyak 100 personil, sedangkan Yonkav 201 sebanyak 100 personil.

“Di Kota Depok ada 4.015 TPS (tempat pemungutan suara). Jadi mereka pasukan tidak hanya pasukan dari Polres dan Polsek tapi ada dari Polda dan Yonkav,” paparnya.

Khusus untuk pasukan TNI dari Satuan Yonkav tidak di tempatkan di TPS. Mereka untuk sementara di Polres dengan posisi siaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membantu pengamanan.

“Kan polanya 2, 8, 6, dua anggota Polri mengawasi 8 TPS bersama 6 linmas. Mereka mengawasi biar tau lokasinya, dia harus mengenal petugasnya dan lingkungannya,” katanya.

Pengamanan Pilkada tahun ini berbeada karena masih masa pandemi Covid-19.

“Maka di TPS kan kemarin sudah lihat. Kita juga sama nanti akan melaksanakan protokol kesehatan, pengamanan protokol kesehatan. Bukan hanya pengamanan TPS saja, tapi juga mengawasi protokol kesehatan. Jika ada berkerumun segera membubarkan dan menginformasikan kepada kita, bersama anggota TNI,”katanya.

Pengamanan akan dilakukan selama lima hari. Untuk pengmanan di TPS dua hari, yakni 8 dan 9 Desember.

“Nanti pada tanggal 9 Desember malam setelah selesai pemungutan anggota akan bergeser ke PPK. Maka sudah tidak ada di TPS, PAM TPS dua hari setelah itu PAM kotak suara dan pleno di PPK, nanti sampai 13 dan 14 di tingkat pusat,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here