Relawan Puji Penampilan Imam Saat Debat Publik Yang Menyajikan Data

111
Mustopa Dwi Putra

Sawangan | jurnaldepok.id
Penampilan memukau terlihat saat calon wakil wali kota Depok, Imam Budi Hartono mengikuti debat putaran kedua. Acara yang digelar KPU Depok itu merupakan ajang adu gagasan para pasangan calon wali-wakil wali kota Depok.

Meski tampil seorang diri tanpa Mohammad Idris, namun Imam bisa meladeni segala pertanyaan dan aksi debat dari paslon Pradi-Afifah. Sontak kondisi itu pun mendapat apresiasi dari tim relawan yang menggelar aksi nonton bareng.

“Pak Imam cukup menguasai materi debat pada malam hari ini. Kami melihat beliau tampil elegan, mantap dan by data. Sengaja kami undang tim relawan se Depok dalam acara debat kedua ini, agar mereka juga tambah memahami visi misi dari pasangan Idris-Imam,” ujar Mustopa Dwi Putra, Ketua Mustopa Center kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menilai, apa yang disajikan Imam dalam debat seperti Kartu Depok Sehat (KDS) merupakan sebuah program yang riil dan tidak tumpang tindih antara regulasi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Relawan Empiris, Eis Rahmawati. Rahma mengatakan, Imam bener-benar terlihat kualitasnya dan tidak diragukan lagi.

“Lulusan UI gitu loh. Kami menilai sangat pintar dan bicaranya by data, terkonsep serta penjarabarannya sangat detil,” tandasnya.

Ia juga menilai, dalam menjawab pertanyaan paslon nomor satu tepat semua dan lagi-lagi memakai data.

“Itu keren dan visi misi nya masuk akal. Paslon 01 bicara enggak punya data, terlebih Afifah terlihat gerogi, Ia juga enggak nangkep pertanyaan dari mas Imam,” paparnya.

Tokoh agama Kelurahan Sawangan, Ustad Zuaini Muttaqien mengungkapkan, penampilan Imam luar biasa.

“Kami menilai Pak Imam tampil luar biasa meskipun seorang diri. Dari ekspresi wajah Pradi yang punya pengalaman saja jawabnya enggak sistematis, lain halnya dengan Imam. Imam lebih tenang dan terstruktur berbicaranya serta yang paling penting berdasarkan data,” ungkapnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Palsigunung Selatan, Cimanggis, Anggoro Kasih menilai Imam cukup menguasi materi debat.

“Imam juga menguasai data, tapi kami melihat masih kurang nyantai, tapi itu wajar juga sih karena satu lawan dua. Walaupun satu lawan dua namun jawaban Imam lebih sistematis jika dibandingkan paslon 01 yang kalau ditanya jawabannya tidak sesuai dan tidak berdasarkan data,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here