Jika Tak Dapat Rekomendasi dari RSUD, Imam Debat Tanpa Idris

115
Mohammad Idris-Imam Budi Hartono di sela acara debat

Margonda | jurnaldepok.id
Calon Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono dipastikan tampil seorang diri dalam Debat Publik ke 2 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok di stasiun televisi Kompas TV, Senin (30/11) malam.

“Kami masih menunggu kesehatan Pak Idris, kondisi beliau kan makin membaik, kami lihat kondisi besok (hari ini,red). Kalau kondisi membaik dan dengan rekomendasi medis beliau akan isolasi mandiri di rumah,” ujar Hafid kepada Jurnal Depok, Minggu (29/11).

Hafid menjelaskan, hasil pembahasan dengan KPU, Bawaslu dan pihak Kompas TV, hal itu memungkinkan untuk Idris tampil dalam Debat Publik secara virtual.

“Tentu ini pun menunggu rekomendasi medis dari pihak rumah sakit besok. Untuk hadir ke studio tidak mungkin, tapi kalau secara virtual itu masih memungkinkan, dengan catatan mendapatkan rekomendasi medis dari rumah sakit,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya telah memberikan arahan kepada Imam jika nantinya harus tampil sendiri di studio.

“Secara pribadi Pak Imam sudah sangat siap, kami juga sudah melakukan pembekalan kepada beliau jika Pak Idris tidak bisa hadir baik secara fisik maupun virtual. Pak Imam sudah siap itu,” terangnya.

Hafid yang juga merupakan Ketua DPD PKS Kota Depok menegaskan, sebagai partai pengusung pihaknya tahu secara detail kemampuan Imam.

Terlebih, sambungnya, tema Debat Publik yang akan disajikan nanti malam sudah dibicarakan yakni terkait kesehatan, kesejahteraan dan kesenjangan di Kota Depok dalam era kebiasaan baru.

“Materi itu sudah kami bekali kepada Pak Imam untuk menyampaikan pada saat Debat Publik. Beliau sangat siap lah untuk debat nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihak KPU, Bawaslu dan Kompas TV memungkinkan jika Idris harus tampil secara virtual.

“Kalau ada rekom medis dari RSUD yang menyatakan Pak Idris bisa isolasi mandiri, ini peluang Pak Idris hadir secara virtual di acara debat. Artinya Pak Imam live di Kompas TV dan Pak Idris secara virtual. Kan memang ada pasal nya di PKPU yang membolehkan paslon tampil virtual karena kesehatan. Mohon doanya saja Pak Idris bisa hadir secara virtual,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here