Gawat! Kasus OTT Menteri KKP Bisa Ubah Peta Politik Pemilih di Pilkada Depok

1194
Inilah salah satu barang bukti yang berhasil diamankan oleh KPK dari kasus OTT Menteri KKP, Edhy Prabowo

Margonda | jurnaldepok.id
Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dikatakan akan berdampak kepada psikologi pemilih di perhelatan pilkada. Pasalnya, Edhy merupakan salah satu kader bahkan pernah menjadi pengurus di Partai Gerindra.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Kantor Hukum dan Advokasi Kebijakan Publik Depok, Bernhard.

“Operasi tangkap tangan oleh KPK terhadap Pak Edhy selaku Menteri KKP dan sekaligus kader Partai Gerindra, setidaknya sangat mempengaruhi efek psikologis para calon pemilih dan masyarakat di Pilkada Depok,” ujar Bernhard kepada Jurnal Depok, Rabu (25/11).

Terlebih, kata dia, DPP Partai Gerindra telah mengusung kadernya di Pilkada Depok yakni Pradi Supriatna sebagai Calon Wali Kota Depok.

“Jika nanti terbukti ada dugaan tindak pidana terhadap Pak Edhy yang dinyatakan KPK, tentu ini sangat menpengaruhi persepsi publik menjelang Pilkada Depok Tahun 2020 untuk menentukan pilihan politiknya,” paparnya.

Dikatakannya, bisa saja masyarakat pemilih Kota Depok yang tadinya sudah menjatuhkan pilihannya kepada paslon nomor urut 1, akan mengubah pilihannya atau setidaknya akan memilih golput.

“Tentu, peristiwa ini dampaknya cukup besar dan mempengaruhi persepsi publik, khususnya para pemilih dan masyarakat Kota Depok. Mereka bisa tidak akan menjatuhkan pilihannya. Terutama pemilih rasional,” jelasnya.

Tak hanya di Depok, Bernhard juga mengungkapkan kasus OTT tersebut akan berdampak di daerah yang akan menggelar pilkada, 9 Desember mendatang.

“Sudah pasti pengaruhnya bagi pilkada di seluruh Indonesia, terutama yang mengusung kader Partai Gerindra menjadi calon kepala daerah,” ungkapnya.

Ketika dimintai tanggapan terkait kasus tersebut, Ketua Harian DPC Partai Gerindra Kota Depok, Jamaludin belum bersedia memberikan keterangan. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here