Imam Sindir Lawan Debatnya Yang Tak Bisa Jawab Pertanyaan Mudah

154
Imam saat berbincang dengan Ketua Mustopa Center di wilayah Sawangan

Cimanggis | jurnaldepok.id
Empat pertanyaan ‘maut’ Calon Wali-Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono yang dilemparkan ke paslon Pradi-Afifah pada debat publik akhir pekan kemarin, terus menjadi buah bibir di masyarkat. Bahkan video pada saat debat publik itu kini menjadi viral.

Menanggapi hal itu Calon Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan bahwa pertanyaan yang ditujukan kepada Pradi-Afifah merupakan pertanyaan yang sangat mendasar dan mudah untuk dijawab.

“Pertanyaan itu biasa-biasa saja dan bukan kejutan, tapi enggak tahu ya kenapa enggak bisa dijawab. Kan yang namanya kebijakan umum anggaran, sebagai calon dan dulu pernah mencalonkan sebagai Anggota DPR RI, itu istilah-istilah umum yang harusnya diketahui dan dipahami,” ujar Imam kepada Jurnal Depok, Selasa (24/11).

Ia menambahkan, didebat selanjutnya paslon nomor urut 1 tidak akan melemparkan pertanyaan hal yang sulit.

“Pertanyaan di debat selanjutnya akan biasa-biasa saja, tapi kalau yang jawab enggak ngerti, saya juga enggak ngerti kenapa,” jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah melakukan evaluasi pelaksanaan debat publik tahap pertama kemarin dengan tim pemenangan.

“Alhamdulillah kami bisa menjawab pertanyaan dari penalis dan menunjukkan kualitas serta kapabilitas calon,” katanya.

Saat ini, pihaknya juga tengah mempersiapkan tema yang akan dibahas pada debat publik putaran kedua.

“Kami siapkan data-data dan gimmick yang lebih menarik dalam debat publik. Kemarin kami sudah mengeluarkan kejutan di akhir debat dengan melaunching Kartu Depok Sejahtera. Lihat kejutan yang kedua nanti. In Sya Allah (lebih santai,red),” ungkapnya.

Sebelumnya tercatat ada empat pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh pasangan Pradi-Afifah ketika ditanya oleh paslon nomor urut 2, Idris-Imam pada saat acara debat publik.

Empat pertanyaan itu yakni terkait TPB, 100-0-100, KUA-PPAS dan APE. Hal itu pun mendapat sorotan tajam dari Sekretaris Komisi C DPRD Kota Depok, Mazhab HM.

“Itu pertanyaan sederhana sebenarnya, juga pertanyaan paling mendasar yang harus diketahui oleh semua pihak, baik yang baru mau mencalonkan diri apalagi incumbane. Itu pertanyaan sederhana yang seharusnya bisa dijawab oleh pihak mana pun dan siapapun, apalagi incumbane,” kata Mazhab. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here