Puluhan Warga Limo Kini Gencar Budidayakan Tanaman Anggur

21
Salah seorang warga saat menunjukkan tanaman Anggur

Laporan: Asti Ediawan
Sebanyak 20 warga Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan) ‘Pengangguran’ saat ini tengah fokus pada usaha pembibitan dan budidaya buah anggur.

Kepada Jurnal Depok, Abdul Naja salah satu anggota kelompok tani Pengangguran Limo, mengaku baru sekitar 8 bulan memulai usaha menanam pohon anggur dihalaman rumahnya, namun karena buah nya cukup bagus dan bibit nya banyak diminati maka dirinya mengembangkan usaha menanam pohon anggur di kebun yang lokasinya tidak jauh dari Kantor Kecamatan Limo.

“Awalnya saya cuma iseng menanam beberapa pohon anggur didepan rumah, tapi ternyata tanaman buah anggur yang saya tanam tumbuh subur dan buahnya pun sangat bagus, sehingga banyak warga yang memesan bibit pohon anggur stekan kepada saya,” ujar Naja kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Naja, usaha budidaya buah anggur cukup menjanjikan, karena selain harga buahnya cukup tinggi, petani dapat juga menjual bibit stekan dengan harga mulai dari Rp 125 ribu hingga jutaan rupiah.

“Kalau untuk buah memang belum begitu banyak, tapi saya dan teman teman masih bisa dapat penghasilan dari menjual bibit stekan yang harganya juga lumayan besar,” imbuhnya.

Meski mengaku belum begitu lama menggeluti usaha budidaya buah anggur, namun Naja dan sejumlah anggota kelompok tani budidaya anggur di wilayah Keluerhan Limo, Kecamatan Limo, kini mengaku mampu menopang kebutuhan keluarga dari penghasilan menjual bibit pohon anggur dan bisa berbagi menikmati buah anggur dengan kerabat.

“Usaha budidaya buah anggur bagi kami merupakan berkah ditengah masa pandemi covid 19 karena disaat ekonomi sulit seperti sekarang ini, kami mendapat solusi dari kegiatan pembibitan dan budidaya buah anggur,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini para petani anggur di Limo telah memiliki lebih dari 40 jenis anggur impor yang didapat dari daerah pulau dewata Bali diantaranya jenis Dixon, Transpigurasi, Ninel dan sejumlah jenis anggur impor lainnya.

Aktivitas para petani anggur dalam mengembangkan usaha pembibitan dan budidaya buah anggur di Limo mendapat apresiasi dari Lurah Limo, Aa Abdul Khoir.

“Saya sudah melihat langsung hasil budidaya anggur yang dilakukan oleh para anggota Poktan “Pengangguran”, memang rasa nya ajib pisan, dan yang lebih mengagetkan lagi harga bibit stekan anggur ternyata sangat mahal dan dapat menjadi andalan penghasilan keluarga, oleh sebab itu saya sangat mendukung pengembangan pembibitan dan budidaya buah anggur di Limo siapa tahu nanti Limo dapat menjadi sentra buah anggur yang dapat memenuhi permintaan pasar,” tutup Aa. n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here