Jenuh Tak Pernah Masuk Sekolah, Siswa SMK Janjian Tawuran, Eehh…Malah Kena Bacok

471
ilustrasi

Bojonggede | jurnaldepok.id
Seorang pelajar SMA terkena bacokan senjata tajam dari kelompok pelajar lain saat tawuran di Jalan Raya Bojonggede, Citayam depan Gang Merpati Desa Rawa Panjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa (17/11) petang.

Korban AP (16), pelajar kelas 2 SMA di Depok, warga Pancoran Mas, terluka bacok di bagian lengan sebelah kiri pada saat tawuran berhasil ditolong anggota patroli dibantu anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Pabuaran yang sedang melakukan observasi wilayah.

Aksi tawuran siswa tersebut terekam kamera, dimana aksi tawuran tersebut mengggunakan senjata tajam.

Kapolsek Bojonggede, Kompol Supriyadi mengatakan, kondisi korban saat ini sudah ditangan tim medis IGD RS Citama Pabuaran.

“Pada waktu anggota patroli bersama Bhabinkamtibmas sedang melakukan observasi pengamanan wilayah melihat ada tawuran dibantu warga berhasil membubarkan. Namun di TKP ada satu korban roboh bersama temannya langsung ditolong dibawa ke rumah sakit dan nyawa tertolong,” ujarnya, kemarin.

Dia menuturkan, kelompok pelajar yang tawuran dari dua sekolah berbeda swasta asal Depok dan Bogor.

“Tawuran yang dilakukan oleh dua kelompok pelajar SMA ini dividieokan setelah itu dishare ke media sosial,” katanya.

Masa pandemi lanjut, Supriyadi, segala kegiatan sekolah masih belum ada kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Pengakuan korban kelompok mereka janjian tantang tawuran melalui media sosial. Alasan karena jenuh tidak pernah masuk sekolah buat mengisi kesibukan setelah berbulan-bulan daring belajarnya,” paparnya.

Dari peristiwa itu, Supriyadi telah meminta satu orang saksi yaitu teman korban sendiri.

“Pihak keluarga tidak menginginkan membuat laporan dan telah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut atau melanjutkan kasusnya diatas kertas tanda tangan materai, ” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here