Kader PIRA Door to Door untuk Pradi-Afifah

31
Kader PIRA saat membagikan kalender kepada warga

Beji | jurnaldepok.id
Kader Perempuan Indonesia Raya (PIRA) turun rumah ke rumah dalam upaya menggenjot suara untuk pasangan Calon Walikota Depok Pradi Supriatna dan Afifah Alia.

Ketua DPC PIRA Kota Depok, Rezky M Noor mengatakan, di masa pendemi saat ini, sejumlah aturan kampanye tidak lagi bisa dilakukan seperti biasa.

“Untuk itu, tim pemenangan PIRA menyiasati berbagai cara agar calonnya tetap menyentuh masyarakat secara massif, namun dengan tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan,” ujarnya, kemarin.

Dia menjelaskan, dalam kampanye door to door, jika pemilih belum punya pilihan, bisa dilakukan pendekatan sehingga akhirnya tertarik dan memilih pasangan yang ditawarkan.

“Kalau pun sudah punya hak pilih namun masih dapat mengubah pilihan, maka perlu dilakukan persuasif sehingga bisa mengubah dukungannya. Jadi sesungguhnya kampanye yang paling efektif adalah dengan door to door campaign melalui relawan yang sudah terlatih. Kampanye terbuka tidak menjamin mendongkrak elektabilitas pasangan calon,”katanya.

Untuk saat ini, sambungnya, rumah yang sudah didatangi sekitar 3.000 rumah dan target yang akan didatangi hingga 5.000 rumah.

Menurutnya, kampanye terbuka dampaknya hanya secara psikologis saja bahwa banyak yang hadir dalam kampenye tersebut dan bisa menjadi energi positif bagi sang calon untuk terus bersemangat berkampamye.

“Tim pemenangan saat ini harus bekerja ekstra dikarenakan masa pendemi seperti sekarang ini sangat menghambat dalam mengumpulkan massa yang melebihi aturan yang ditetapkan oleh KPU. Suasana pilkada tahun ini sangat berbeda dengan pilkada yang lalu. Saat ini banyak aturan yang harus ditaati utamanya protokol kesehatan,” paparnya.

Rezky juga menjelaskan, semua tim dan partai pengusung saat ini sudah bergerak mendulang suara untuk memenangkan Pradi-Afifah.

“Kita tidak bisa bersantai. Untuk itu, semua tim bergerak untuk mendapat simpati masyarakat. Tidak ada lagi kampanye yang mengumpulkan massa dan tidak ada lagi konser musik. Meski demikian, saya akan melakukan kampanye secara virtual melalui medsos, whats app ataupun kunjungan langsung ke rumah masyarakat,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here