Black Campaign Mulai Dimainkan, Relawan Idris-Imam Prihatin

230
Ilustrasi

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Koordinator Relawan R2 Kota Depok, Adin H Dawih menyayangkan beredarnya video yang dianggapnya sudah masuk dalam kategori black campaign yang menyerang pasangan calon wali-wakil wali kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono, yang dilakukan oleh salah seorang ulama di Depok saat ceramah.

“Kami sangat menyayangkan pernyataan dalam video tersebut, seharusnya seorang ulama dapat memberikan pencerahan dan ketenangan dalam berdakwah, bukan malah memecah belah dengan fitnah. Menyerang tanpa data dan fakta ini sudah black campaign. Jangan sampai ucapannya itu merugikan dirinya sendiri dan harus diuji lagi keilmuannya,” ujarnya kepada Jurnal Depok, Selasa (17/11).

Ia mengatakan, dalam video itu jagoannya dituding tidak cinta maulid, tidak cinta MTQ dan gagal dalam membangun Depok.

“Bahkan maulid di Depok sudah menjadi agenda setiap tahunnya yang dinamakan dengan Depok Sejuta Maulid. Begitu juga MTQ, setiap tahun digelar bergiliran di setiap kecamatan. Jadi ayolah, jangan lakukan fitnah terlebih dalam berdakwah,” paparnya.

Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Madinatul Quran, KH Syamsul Yakin meminta seluruh elemen masyarakat terlebih para alim ulama agar tidak terjebak dalam kampanye hitam (black campaigan) jelang pemilihan kepala daerah, 9 Desember mendatang.

“Negatif campaign boleh saja yang didasari atas fakta dan data, tujuannya untuk membangun solusi terbaik atas capaian yang dianggap kurang,” tandasnya.

Namun yang tidak boleh dalam pilkada itu, kata dia, adalah black campaign yang diharapkan tidak terjadi di Depok.

“Black campaign itu kan isinya fitnah, tidak sesuai baik fakta maupun data, serta pandangan subjektif yang tidak bisa diverifikasi dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” jelasnya.

Dari itu, sambungnya, black campaign harus dicegah jangan sampai terjadi di Pilkada Depok. Dikatakannya, pilkada harus disambut dengan kegembiraan masyarakat.

“Perbedaan itu suatu keniscayaan dalam berdemokrasi, itu enggak masalah. Tapi sekali lagi jangan lakukan black campaign di pilkada ini agar suasana Depok tetap kondusif,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here