Bima Arya Temukan Limbah Pabrik Tahu Dibuang ke Ciliwung

32
Wali Kota Bogor, Bima Arya saat berdiskusi dengan Kepala Damkar Kota Depok

Cipayung | jurnaldepok.id
Tim susur sungai Ciliwung menemukan adanya pabrik tahu yang diduga membuang limbahnya ke sungai Ciliwung.

Demikian dikatakan Walikota Bogor Bima Arya saat ditemui wartawan di basecamp Komunitas Ciliwung Depok, Jembatan GDC Pancoran Mas.

Bima mengatakan, jelajah Ciliwung merupakan gerakannya bersama komunitas menyusuri sungai Ciliwung dari Sukaresmi Bogor hingga lokasi Komunitas Ciliwung Depok. Bima juga menyatakan susur Sungai Ciliwung dari Bogor ke Manggarai sejauh 75 km ini tampaknya belum pernah dilakukan.

“Jadi, dengan persiapan dan perhitungan, kita lakukan sekarang,” katanya.

Tujuan Ekspedisi Ciliwung ini yang pertama, kata dia, melakukan pemetaan alur Sungai Ciliwung, yang melintasi Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok dan Kota Jakarta Selatan.

“Kami petakan semua titik-titik persoalan yang menjadi penyebab bencana longsor dan banjir, seperti timbunan sampah, bangunan yang melanggar garis sempadan sungai, limbah, dan sebagainya,” katanya.

Nantinya, kata dia, akan dilanjutkan kembali menyusuri sungai Ciliwung hingga ke Manggarai, Jakarta.

“Kami mencatat ada sejumlah titik yang dijadikan limbah,” paparnya.

Pada penjelajahannya di Sungai Ciliwung, dirinya melihat limbah yang turun ke bawah atau dibuang ke sungai Ciliwung, lokasi tersebut di wilayah Kota Depok.

Bima menduga, limbah tersebut merupakan pabrik tahu.

“Selain itu, sebelum memasuki wilayah Kota Depok, kami melihat terdapat titik sampah yang seakan dibiarkan. Nantinya, catatan tersebut akan kami sampaikan kepada pejabat berwenang di lokasi temuannya, sehingga dapat dijadikan perhatian bersama,” jelasnya.

Mengingat hari Pahlawan, menurutnya perlu sebuah pahlawan kekinian yang peduli terhadap lingkungan. Dirinya menilai, komunitas yang peduli terhadap sungai Ciliwung, baik di Kota Bogor maupun Kota Depok, merupakan pahlawan kekinian masa kini.

“Komunitas Ciliwung Depok, Komunitas Peduli Ciliwung Bogor, Satgas Ciliwung, itu merupakan sejumlah komunitas pahlawan masa kini,”katanya.

Bima mengajak seluruh komunitas dan Pemerintah Daerah, baik wilayah Bogor, Depok, dan Jakarta, apabila digarap bersama diyakini sungai Ciliwung akan indah dan menjadi ekowisata.

Mengingat pada 11 Nopember merupakan hari Ciliwung, Bima mengajak seluruh elemen memberikan perhatian kepada sungai Ciliwung maupun sungai lainnya.

“Kami ingin menyampaikan pesan, ayo kita garap bersama dalam upaya pelestarian sungai Ciliwung,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here