Ribuan Warga Depok Sambut Kedatangan Habib Rizieq

28
Warga Depok saat berjalan menuju bandara untuk menjemput Habib Rizieq

Margonda | jurnaldepok.id
Warga di Kota Depok dan sekitarnya menyambut kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab. Hal ini dibuktikan dengan spanduk berisikan gambar wajah Rizieq terpampang di sejumlah titik di Kota Depok seperti di Kawasan Situ Rawa Besar.

“Spanduk itu merupakan bentuk penyambutan terhadap Rizieq yang dijadwalkan pulang ke Tanah Air yang berbunyi Selamat Datang Imam Besar Umat Islam Indonesia Dr Al Habib Muhammad Rizieq Syihab. Ayo Revolusi Akhlaq,”kata salah satu warga, Katno.

Selain itu, spanduk lainnya juga terlihat di depan Jalan Kartini hingga di Jalan Raya Citatam, Tole Iskandar dan wilayah lainnya.

Wakil Bendahara FPI Jawa Barat, Habib Idrus Al Gadri kepada wartawan mengaku warga sangat antusias atas kepulangan Habib Rizieq.

“Kami dan warganya datang ke Bandara Soekarno Hatta untuk menyambut kedatatangan Habib Imam Besar,” tandasnya.

Di lokasi, massa tak bisa membendung rasa terharunya atas kepulangan Habib Rizieq dari Arab Saudi. Ia pun berdoa agar Habib selalu diberi kesehatan.

“Habib Rizieq Shibab kembali ke Indonesia, di mana merindukan kepulangan beliau, merindukan segala ilmu-ilmu beliau kami ini adalah pencintanya, kami ini yang siap untuk beliau berjuang untuk menegakkan amar makruf nahi mungkar. Semoga Habib Rizieq diberi kesehatan yang prima. Diberi kesehatan yang sangat bagus untuk menjalani segala amanahnya,” paparnya.

Sebelumnya, KH Agus Rahmat selaku Ketua DPW FPI Kota Depok berharap, kembalinya Habib Rizieq ke tanah air akan menambah semangat bagi umat untuk berdakwah.

Dirinya juga merindukan nasehat-nasehat untuk kemajuan bangsa dan Negara. Apalagi melihat kondisi saat ini tidak kondusif.

“Dengan kepulangan beliau ke tanah air, kami akan sering mendengarkan nasihat dan arahan dari beliau terutama terkait ibadah,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, setibanya di tanah air Habib Rizieq akan melakukan beberapa agenda di antaranya menggelar maulid sebagai ajang silaturahmi dan mengikuti kuliah subuh Habib Ali di kawasan Tebet, Jakarta Selatan dan beberapa agenda lainnya.

“Teman-teman juga sudah tak sabar ingin mendengar tausiyah beliau secara langsung, akibat fitnah itu beliau hijrah ke Mekah,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here