Petisi Pilkada Depok Berintegritas dan Sehat Tak Ditandatangani, AMM Ingin Kota Depok Beradab

36
Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Depok saat mengunjungi KPU

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Pilkada Berintegritas dan Sehat Bukan Hanya Slogan maupun dagangan kampanye melainkan komitmen bersama menuju kota beradab. Demikian disampaikan Ketua Umum PD Pemuda Muhammadiyah Kota Depok, Dani Yanuar Eka.

Dia mengatakan, sejak kelahiran Petisi Pilkada Depok Berintegritas dan Sehat dari mulai perumusan sampai launching pada tanggal 1 Oktober 2020, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Depok tidak berhenti sebatas merumuskan dan melemparkan wacana mengenai model Pilkada ideal dalam konteks karakter berintegritas dan mengedepankan kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Lebih besar dari itu kami Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Depok ingin memanfaatkan momentum kontestasi pemilihan Walikota dan Wakil Walikota ini untuk menyampaikan gagasan besar mengenai Depok Kota Beradab,” ujarnya, kemarin.

Inilah, kata dia, jalan panjang menuju Kota Berkeadaban yang akan terus disuarakan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Depok.

“Jika integritas dikaitkan dengan nilai dasar dalam perilaku, khususnya politik kebangsaan kita bisa merujuk pada Etika Politik yang telah dirumuskan oleh Muhammadiyah, nilai-nilai tersebut adalah keadilan (al-‘adalah), persaudaraan (al-Ukhuwah), persamaan (al-Musawah), musyawarah (as-Syura), pluralitas (at-Ta’addudiyah), perdamaian (as-Silm), pertanggung jawaban (al-Mas’uliyah), dan otokritik (an-naqd az-zatiy),”katanya.

Kemudian, sambungnya, rumusan ini ditutup dengan karakteristik Good Governance (tata pemerintah yang baik) dan kepemimpinan nasional. Sebagaimana termuat dalam Himpunan Putusan Tarjih 3, halaman 9-14.

Sebulan proses Kampanye Paslon berlalu, baik Penyelenggara (KPU, Bawaslu), Paslon, maupun pihak keamanan (Polri, TNI) menggaungkan integritas dan sehat dalam Pilkada ini.

“Apapun istilahnya tapi semua pihak tersebut menginginkan proses demokrasi yang mengedepankan pencegahan akan Corona Virus dan Kecurangan dalam konstestasi,” katanya.

Baik berupa giat deklarasi, ucapan komitmen bahkan menjadi slogan kampanye paslon.

“Atas fenomena yang terjadi selama satu bulan Gerakan Petisi ini, kami menyampaikan sikap, mengimbau para paslon yang notebennya tidak mau menandatangani Petisi Berintegritas dan Sehat untuk tidak menjadikan ”Integritas dan Sehat” hanya menjadi dagangan kampanye belaka. Buktikan dengan tindakan yang terwujud dalam kampanye yang programatik dengan gagasan substansial,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Angkatan Muda Muhammadiyah Muhammadiyah Kota Depok tidak berada pada jalur dukung mendukung paslon melainkan mendukung dan mengawal penuh Pilkada Berintegritas dan Sehat demi proses dan lahirnya kepemimpinan yang demokratis untuk mewujudkan Kota Beradab.

“Adapun seorang atau orang-orang yang menyatakan diri sebagai kader Angkatan Muda Muhammadiyah sebagai tim sukses pendukung salah satu paslon, merupakan langkah individu masing-masing bukan atas instruksi dan arahan struktural Pemuda Muhamamdiyah Kota Depok,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here