Menyudutkan Umat Islam, Muhammadiyah Kecam Pernyataan Macron

30
Idrus Yahya

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Depok mengaku kecewa dengan pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang dinilai menyudutkan umat Islam lantaran menganggap penghinaan Nabi Muhammad SAW sebagai sebuah ekspresi kebebasan di Prancis.

Ketua Pimpinan Daerah Kota Depok Muhammadiyah, Idrus Yahya mengecam tindakan yang dilakukan oleh presiden Prancis tersebut.

“Kami merasa kecewa dan mengecam tindakan Macron, patut disayangkan pernyataan tersebut keluar dari seorang pemimpin yang memperlihatkan ketidaktoleranan terhadap keyakinan orang lain,” kata Idrus Yahya, kemarin.

Dia menyatakan, pernyataan Presiden Macron seolah mempertegas sikap intoleran bagi kalangan lain yang menghormati Nabi Muhammad SAW atau pemimpin agama.

Menurutnya, setiap manusia sebaiknya saling menghormati satu sama lain apapun latar belakangnya, terlebih itu adalah hal sakral terkait suatu agama.

“Kami menghormati perasaan semua umat beragama untuk tidak melecehkan tokoh suci agama apapun,” paparnya.

Dia mengatakan, Presiden Macron adalah tipikal pemimpin yang bisa membawa pada pertentangan dan permusuhan umat beragama jika tidak mengubah cara berkomunikasinya, termasuk meminta maaf kepada masyarakat dunia.

“Saya melihat pimpinan seperti Presiden Prancis inilah contoh pemimpin yang akan bisa menyeret dunia kepada kekacauan dan permusuhan yang dalam yang akan memunculkan dendam yang berkepanjangan yang tidak akan kunjung berakhir,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here