Dua Penipu Pura-pura Beli Daging Beku Diringkus Polisi

16
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Satuan Reserse Kriminal Umum Polres Metro Depok berhasil menangkap dua pelaku penipuan daging.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani menuturkan, kejadian bermula seorang pelaku menghubungi Rival untuk memesan daging sapi. Dua pria berinisial RS (48) dan AH (26) pelaku penipuan terhadap pengusaha daging, Rival Ahmadi.

“Modus kedua pelaku penipuan dengan berpura-pura membeli daging beku sebanyak 16 boks atau seberat 300 Kg. Pelaku memesan sebanyak 16 boks total berat 300 kg dan diantar oleh anak buah Rival yaitu Rega. Selanjutnya pelapor mengantar daging sapi sebanyak sesuai pesanan ke Pasar Kemiri,” ujarnya, kemarin.

Pesanan kemudian diturunkan di depan warung dalam Pasar Kemiri yang diterima langsung oleh pelaku sebanyak 11 bok (220 kg). Kemudian daging sisanya diminta diantar ke wilayah Cimanggis dan Rega pun mengikuti perintah tersebut.

“Pelaku beralasan mengambil uang di ATM, kemudian meminta Rega menemui di pom bensin Jalan Radar AURI. Namun, setelah Rega sampai pom bensin dan menunggu beberapa lama pelaku tidak bisa dihubungi,” paparnya.

Rega, lanjutnya, kemudian kembali ke Pasar Kemiri dan ke warung tempatnya bertemu dengan pelaku.

“Tapi pelaku tidak ada di tempat dan setelah ditanya kepada pedagang sekitar, tidak ada yang kenal. Pelaku ternyata bukan pedagang di Pasar Kemiri, sehingga Rega melaporkan perkaranya ke Polres Depok,” jelasnya.

Selang beberapa hari kemudian, korban menerima adanya orderan daging lagi di hari berikutnya.

Curiga dengan kejadian sebelumnya, lalu korban memancing pelaku untuk bertransaksi di Pasar Deppen Gas Alam Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

“Akan tetapi sewaktu akan diamankan pelaku mencoba melarikan diri dan terjatuh dari sepeda motor, selanjutnya diamankan oleh massa yang berada di sekitar tempat kejadian. Kasusnya kini ditangani Polres Metro Depok. Pelaku sudah diamankan dan dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here