Memukau, Orasi Politik Hj Qonita Bikin Merinding Pendukung Idris-Imam

230
Hj Qonita Lutfiyah saat menyampaikan orasi politik

Cilodong | jurnaldepok.id
Acara Maulid Akbar yang digelar pasangan calon wali-wakil wali kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono di kediaman Mohammad Idris, Kamis (28/10) mendadak riuh tepuk tangan ketika Ketua DPC PPP Kota Depok, Hj Qonita Lutfiyah menyampaikan orasi politiknya.

Qonita yang selama ini dikenal lemah lembut, tapi ketika kemarin berada di atas panggung untuk menyampaikan orasi terlihat sangat garang seperti ayahnya KH Syukron Ma’mun saat berceramah.

“Enggak nyangka, selama ini saya kenal Bu Qonita kalem, tapi begitu orasi sangat menggebu, hebat luar biasa,” ujar salah seorang tamu undangan, Nanang.

Tak hanya Nanang, decak kagum juga dilontarkan oleh musisi sekaligus MC ternama, Agus Idwar.

“Luar biasa Ustadzah Qonita sambutannya, membakar semangat kita semua yang hadir di sini,” ungkapnya.

Dalam orasinya Qonita mengungkapkan, sebagai santri dan warga NU tulen dirinya bangga Kota Depok dipimpin oleh seorang kiai yakni Mohammad Idris.

“Saya bangga kepada Pak Kiai Idris, ternyata fakta tak bisa dipungkiri, kenyataan tak bisa dipolitisasi, beliau sudah melakukan kegiatan maulid setiap tahunnya. Ini bukti beliau amanah, panutan, suri tauladan dan bukan hanya sebagai ulama tapi juga sebagai umaro,” ungkapnya disambut teriakan takbir dan tepuk tangan.

Terkait peran santri dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia, Qonita secara gamblang membeberkan peran santri. Dimana pada 1955-1966, KH Idham Khalid terpilih sebagai wakil perdana menteri pada saat itu.

“Sampai saat ini pun banyak para ulama dan kiai yang berlatar belakang santri memiliki tempat di NKRI. Sebut saja Gus Dur Presiden RI ke 4, KH Dien Syamsudin sebagai Ketua MUI dan tokoh Muhammadiyah dan tak kalah pentingnya saat ini kita memiliki Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin juga sebagai kiai. Terlebih di Kota Depok yang religius ini, Alhamdulillah kita punya Kiai Mohammad Idris sebagai wali kota,” terangnya.

Dari itu, sambungnya, momen maulid, hari santri dan sumpah pemuda harus dijadikan semangat bagi kaum santri untuk mengisi kemerdekaan khususnya di Kota Depok.

“Tidak ada manusia yang sempurna, namun saya yakin Pak Kiai Idris-Pak Imam mampu membangun Kota Depok yang lebih baik. 9 Desember sudah dekat, kita rapatkan barisan, kita samakan visi misi perjuangan, jangan mudah diadu domba, tetap pada komitmen dan konsistensi kita untuk mengedepankan politik santun, karena ada lebel di dada kita bahwa kita mengusung ulama, tunjukkan kita mampu berpolitik santun,” tegasnya.

Terakhir ia meminta kepada partai pengusung dan partai pendukung serta relawan agar tidak lengah.

“Kita siap berjuang semaksimal mungkin dan pada 9 Desember nanti kita akan menjemput kemenangan kita. Kemenangan Idris-Imam adalah kemenangan kita semua dan kemenangan umat. Kemenangan itu bisa diraih dan bisa dijemput dengan kerja nyata, kerja keras dan semangat perjuangan. Ajak semua masyarakat di 9 Desember untuk memilih pasangan Idris-Imam,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here