Gawat! Ketua PKS Sebut Mantan Kadernya Minim dan Gerakannya Tak Nyata di Pilkada Depok

472
Hafid Nasir (kiri) saat menemani pasangan Idris-Imam di acara maulid akbar

Cilodong | jurnaldepok.id
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Hafid Nasir mengungkapkan bahwa pihaknya tidak takut sedikit pun dengan para mantan kadernya yang saat membelot dan membuat partai baru serta memberikan dukungan ke Pradi-Afifah.

“Gak perlu dikhawatirkan (Gerakannya,red) apalagi ditakuti. Gak tahu mereka ada kadernya atau tidak, kalaupun ada kan pasti ada kegiatan dan wujudnya, ada kerja nyata dan konkret. Kalau ada mana buktinya?. Silahkan aja buktikan kalau mereka punya kader banyak,” ujar Hafid kepada jurnaldepok.id, Kamis (29/10).

Ia menegaskan, kalau ada informasi yang menyebutkan 500 kader PKS membelot itu adalah hoax.

“Kami pastikan tidak ada satupun kader PKS yang membelot, kami pastikan kader dan simpatisan PKS yang saat ini jumlahnya belasan hingga puluhan ribu In Sya Allah mendukung Pak Idris-Pak Imam,” tegasnya.

Dikatakannya, bahwa jauh sebelum pileg mereka (mantan PKS,red) sudah menyatakan mundur dari keanggotaan PKS.

“Kalau sudah bergabung di partai lain maka secara keanggotaan bukan lagi kader PKS, mereka bukan kader PKS lagi. Kami PKS memiliki basis massa yang jelas dan riil yang akan memilih Pak Idris-Pak Imam,” paparnya saat menghadiri acara Maulid Akbar, Hari Santri & Sumpah Pemuda di kediaman Calon Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Seperti diketahui, para mantan kader PKS telah mendirikan partai baru yang diberi nama Partai Gelora Indonesia. n n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here