Kosan di Pondokcina Bakal Dijadikan Rumah Isolasi Covid 19

106
Inilah rumah kosan yang berada di Pondokcina yang akan dijadikan tempat isolasi

Beji | jurnaldepok.id
Rumah kos di Jalan Pinang III RT 03/03 Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji, akan dijadikan rumah Isolasi Pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid 19. Rumah isolasi itu diprioritaskan hanya untuk warga di Pondokcina bukan untuk warga di luar Pondokcina.

“Kami dukung adanya rumah isolasi di lingkungan kami, akan tetapi rumah itu dipergunakan hanya untuk warga di Pondokcina,”kata ketua RW 03, Didi Sunardi, kemarin.

Dia mengatakan, rumah isolasi itu terdapat sekitar 15 kamar dan sering disebut sebagai rumah batu karena temboknya dipasangi batu. Rumah tersebut terdiri dari dua lantai dengan delapan kamar. Informasi yang didapat, rumah isolasi itu merupakan inisiasi dari relawan bernama Barisan Bangun Negeri (BBN).

Lurah Pondok Cina, Bahrudin mengatakan, sebelumnya warga dikumpulkan untuk diberikan edukasi.

“Warga sekitar sudah menerima jika rumah tersebut akan digunakan untuk pasien Covid19 tanpa gejala. RW setuju saja asal priotitas. Kalau saya ikutin dibawah seperti LPM dan RT. Kalau memang mereka bersedia dan niatnya baik untuk warga ya enggak apa-apa,” katanya.

Disebutkan dari permintaan warga menginginkan rumah tersebut nantinya untuk prioritas bagi warga setempat. Namun bisa jadi nanti tidak menutup kemungkinan bisa menampung warga di lular Kelurahan Pondok Cina.

“Pak RW mintanya priotitas untuk warga Pondok Cina saja. Untuk edukasi sudah dilakukan. Untuk warga mendukung selama aman nyaman,”katanya.

Sementara itu, Koordinator Komunikasi Publikasi Penanganan Gugus Tugas Covid-19 Kota Depok, Sidik Mulyono menuturkan rumah tersebut merupakan inisiasi BBN. Direncanakan, rumah itu bisa digunakan pada awal November 2020.

“Saat ini sedang dalam proses renovasi ringan. Program ini telah mendapat restu warga sekitar. Alhamdulillah warga sangat mendukung karean kami ingin mengoptimalkan pemberdayaan itu,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa dengan edukasi yang tepat, masyarakat menjadi semakin kompak untuk melakukan tolong-menolong.

“Kita bisa bayangkan warga yang terkena covid dia harus isolasi mandiri, sementara rumahnya misalnya sempit, dan itu beresiko menularkan orang lain,” ucapnya.

Dia menyebutkan pihaknya pernah menyampaikan pada Dinkes dan Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi mengenai dua program. Pertama adalah program melindungi warga yang rentan terhadap Covid 19 dan kedua program edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka turut menangani Covid 19.

“Kemudian ada kabar baik dari relawan BBN yang berminat untuk menjalankannya. Mereka punya niat untuk membuka rumah karantina, waktu itu mereka sebutnya rumah teduh, mereka berpengalaman bangun rumah teduh ini di Jakarta,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here