Elemen Masyarakat Bojongsari Berjanji Pilkada Damai

29
PPK dan elemen masyarakat Bojongsari fot bersama usai deklarasi pilkada damai

Bojongsari | jurnaldepok.id
Lapisan masyarakat dan stakeholder di wilayah Kecamatan Bojongsari mendeklarasikan pilkada damai yang akan digelar pada, Rabu 9 Desember 2020.

“Deklarasi damai ini merupakan inisiatif teman-teman untuk menjaga kondusifitas wilayah Bojongsari,” ujar Syaipudin Elcurugi, Ketua PPK Bojongsari kepada Jurnal Depok, Senin (26/10).

Dirinya memahami, bahwa proses pilkada ini suatu keniscayaan yang harus dijalani dan diikuti stiap lima tahun sekali.

“Tapi bagaimana proses ini harus bisa berjalan lancar dan tetap menjaga nilai-nilai silaturahmi, makanya kami deklarasikan pilkada damai,” paparnya.

Dikatakannya, di wilayah Bojongsari Daftar Pemilih Tetap (DPT) saat ini mencapai 78.064. Jumlah tersebut tersebar di 243 TPS di tujuh kelurahan. Saat ini, kata dia, pihaknya sudah selesai merekrut calon petugas KPPS yang jumlahnya mencapai 2.187 se Kecamatan Bojongsari dengan asumsi 9 orang petugas per TPS.

“Target partisipasi pemilih di wilayah Bojongsari sebasar 80 persen. Kami mengajak juga baik paslon maupun timnya untuk tetap menyuarakan dan mengajak pendukungnya hadir dan menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang,” jelasnya.

Sementara itu tim kampanye pasangan calon Pradi-Afifah, Mad Arif yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak kepada masyarakat agar deklarasi damai itu dijadikan percontohan bagi kecamatan lain.

“Bojongsari hingga saat ini paling adem. Jangan jadikan pilkada ini menjadi ajang permusuhan. Kami berharap warga Bojongsari datang ke TPS pada 9 Desember mendatang. Partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya harus ditingkatkan,” ungkapnya.

Sementara itu tim kampanye pasangan calon Idris-Imam, Hj Qonita Lutfiyah mengatakan, pilkada, pileg dan pilpres merupakan bagian dari proses sebuah negara berdemokrasi.

“Kami apresiasi kegiatan deklarasi kampanye damai ini, bukan hanya penyelanggara tapi peserta dan pemilihnya juga harus baik. Demokrasi yang sehat akan menghasilkan pemimpin yang sehat. Kami juga mengajak paslon dan tim kampanye untuk mengedukasi pendukungnya agar demokrasi di Kota Depok dapat berjalan secara sehat, politik yang santun serta mengedepankan politik ide dan gagasan,” ajaknya.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna, Camat Bojongsari, Kapolsek Sawangan, Danramil, Lurah Duren Seribu, Panwascam dan stakeholder serta elemen masyarakat. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here