Tingkatkan Layanan Admistrasi & Kopetensi Pegawai, BKPSDM Luncurkan ‘Siap Kompak’

50
Kepala BKPSDM Kota Depok, H Supian Suri saat meluncurkan Layanan Siap Kompak

Laporan: Rahmat Tarmuji
Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok mesosialisasikan strategi peningkatan pelayanan administrasi dan kompetensi pegawai di era digital melalui ‘Siap Kompak’ (Sistem Administrasi Kepegawaian dan Kompetensi Aparatur Kekinian) kepada seluruh perangkat daerah di Pemerintah Kota Depok yang dilaksanakan secara virtual.

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala BKPSDM Pemerintah Kota Depok, Supian Suri.

“Hal yang mendasari dikeluarkanya kebijakan ini adalah dikarenakan pelayanan administrasi kepegawaian yang selama ini telah dijalankan dirasakan masih belum efektif dan efisien. Hal ini disebabkan karena pelayanan yang diberikan masih manual, dimana pemohon masih mengajukan berkas pelayananya melalui unit kerjanya masing-masing,” ujar Supian kepada Jurnal Depok, Jumat (23/10).

Kemudian, sambungnya, setelah itu petugas atau penanggungjawab kepegawaian di unit organisasi baru memproses permohonan yang diajukan kepada BKPSDM.

“Dalam mekanisme pelayanan seperti ini banyak sekali didapatkan kendala khususnya masalah waktu yang tidak terukur terhadap pelayanan administrasi kepegawaian di BKPSDM Kota Depok,” paparnya.

Begitu juga, kata dia, dengan halnya dalam peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Depok masih dilakukan dengan cara pembelajaran atau peningkatan kompetensi secara konvensional/tatap muka.

Sehingga, lanjutnya, dibutuhkan alokasi anggaran yang cukup besar yang menyebabkan tidak meratanya upaya peningkatan kompetensi dilingkungan Pemerintah Kota Depok .

“Dengan adanya sistem Siap Kompak ini diharapkan dapat mengintegrasikan dan menyempurnakan sistem informasi kepegawaian yang sudah dimiliki BKPSDM Kota Depok. Sehingga dapat memberikan pelayanan administrasi kepegawaian yang cepat, mudah, terukur dan dapat termonitor proses pelayanan administrasi kepegawaian,” ungkapnya.

Yang terpenting, kata dia, dapat memudahkan memberikan informasi serta peluang kepada seluruh aparatur untuk meningkatkan kompetensinya dari berbagai sumber dengan lebih efektif dan efisien. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here