Santri Merasa Bangga Kota Depok Dipimpin Seorang Kiai

100
Para alim ulama dan santri foto bersama dengan calon wali kota Depok, Mohammad Idris

Cilodong | jurnaldepok.id
Para santri dan ulama di Kota Depok mengaku bangga dengan sosok seorang santri yang kini menjadi seorang kiai dan memimpin wilayah Kota Depok yakni, Mohammad Idris. Hal itu terungkap dalam sebuah acara sarasehan memeringati Hari Santri Nasional di Rumah Relawan Idris, Cilodong.

“Bangga yang kami rasakan itu rasional, bukan emosional. Artinya, bedasarkan logika orang yang berakhlak dan berilmu ketika memimpin maka masyarakat dipimpin berdasarkan akal yang cerdas dan dengan hati yang tulus serta baik, itu pengertian bangga,” ujar KH Syamsul Yakin, Pimpinan Pondok Pesantren Madinatul Quran Sawangan, Kamis (22/10).

Ia menambahkan, Mohammad Idris sudah terbukti pernah memimpin Depok satu periode dan menjadi wakil wali kota juga satu periode, maka patut untuk dilanjutkan kembali.

“Kami para kiai bermain di level majelis taklim, saya sendiri punya dua majelis taklim dan dua pesantren, ceramah kemana-mana dan saya adalah repersentasi dari beliau (Idris,red). Kalau melihat saya diantaranya juga melihat beliau,” paparnya yang juga pernah menjadi santri.

Mantan ketua timses Mohammad Idris pada pilkada 2010 silam mengungkapkan, dirinya akan terus berjuang mengajak para santri dan jamaahnya untuk mendoakan dan memenangkan pasangan Idris-Imam di pilkada, 9 Desember mendatang.

Hal senada diungkapkan oleh KH Abdul Ghoni, Pimpinan Pondok Pesantren Al Qindi, Cipayung. Sebagai santri, dirinya juga mengakau bangga Depok saat ini dipimpin kiai.

“Saya bangga punya wali kota seorang kiai. In Sya Allah, Bismillah saya dukung Pak Kiai Idris untuk menjadi wali kota di periode kedua,” tandasnya.

Tak hanya itu, ia juga akan mengajak seluruh santri dan jamaahnya mendoakan dan mendukung pasangan Idris-Imam.

“In Sya Allah, kalau mengaku santri pasti ikut santri dan memilih kiai,” jelasnya.

Pimpinan majelis zikir di wilayah Sawangan, KH Muhtaji Matridi juga meminta kepada para santri dan ustad agar tidak goyah untuk memilih pasangan Idris-Imam.

“Pada 9 Desember nanti yang pertama wajib datang ke TPS, dan yang kedua coblos nomor dua. Tolong ajak orang tua dan keluarga, kita doain. Kami tidak ragu kepada Pak Idris, In Sya Allah tetap memimpin kita. Sama-sama berdoa untuk kita dan kemenangan beliau,” ajaknya dihadapan para ustad dan santri.

Menanggapi hal itu Calon Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyampaikan terimakasihnya atas doa dan dukungan yang diberikan para santri dan kiai.

“Pertama dalam berdoa kita harus berbaik sangka kepada Allah, bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hambanya yang berusaha. Doa yang dikabulkan juga ada sebuah keyakinan bahwa Allah SWT mengijabah doa kita, jangan justru kita pesimis. Tapi tentunya harus diimbangi restu dari Allah, makanya segala perbuatan atau doa yang kita minta In Sya Allah jika Allah berkehendak,” ungkapnya.

Panitia acara sarasehan, Ustad Rohmat Roswari mengatakan, acara tersebut digagas oleh Rumah Relawan Idris yang di dalamnya ada juga relawan Idris yang berlatar belakang santri.

“Kami gelar peringatan hari santri ini sekaligus mendoakan Pak Kiai Idris untuk terpilih kembali di pilkada nanti. Sehingga, kebaikan-kebaikan beliau yang sudah diberikan kepada santri dan kiai lebih terasa lagi di Kota Depok ini,” terangnya.

Hadir dalam acara tersebut tokoh agama, tokoh masyarakat, para ustad dan ustadzah serta para santri se Kota Depok. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here