PT RMA Hadirkan Saksi Kunci di Persidangan

40
Ilustrasi

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Pengadilan Negeri Depok kembali menggelar sidang lanjutan atas kasus dugaan sengketa lahan yang dilakukan oleh Noorilah (penggugat) dan PT Rizki Mustika Abadi (Tergugat).

Dalam persidangan lanjutan perkara Nomor 67/pdt.g/2020/PN.DPK dilanjutkan pada selasa 21 Oktober 2020 dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak tergugat I yaitu PT. RMA.

Pihak Tergugat I menghadirkan saksi kedua yang bernama Zainal Abidin. Yang pada pokoknya menerangkan bahwa saksi tidak pernah menandatangani Surat Pelepasan Hak dan Surat Keterangan Waris yang dijadikan bukti oleh Penggugat.

“Nama ayah saya dan ibu saya sudah berbeda dengan yang tercantum di dokumen bukti itu, jadi jelas saya tidak pernah membuat dokumen itu selama hidup saya,” ujar Zainal dalam kesaksiannya.

Bahkan, dalam sidang itu terungkap fakta yang terjadi bahwa saksi tidak pernah menguasai atau melihat SK Kinag yang dikatakan oleh Penggugat diterima dari ahli waris penggarap.

Bagi Tergugat I keterangan ini sangat penting untuk Majelis Hakim dalam mempertimbangkan putusannya nanti.

“Perkara ini sudah pernah diputus di PTUN Bandung dengan salah satu pertimbangannya adalah SPH yang dijadikan bukti oleh Penggugat mengandung kebohongan, jadi kami sebagai Kuasa Hukum berpendapat keterangan saksi ini bisa memberikan Petunjuk bagi Majelis untuk memberikan pertimbangan hukum yang tidak kontradiktif dengan Putusan PTUN Bandung,” ungkap Kuasa Hukum PT Rizki Mustika Abadi, Masayu Donny Kertopati.

Untuk agenda sidang selanjutnya adalah kesimpulan yang akan diserahkan pada persidangan Rabu, 4 November 2020.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Depok telah menggelar sidang lapangan atas kasus dugaan sengketa lahan yang dilakukan oleh Noorilah (penggugat) dan PT Rizki Mustika Abadi (Tergugat).

“Kami melihat objek yang menjadi sengketa dalam perkara register nomor 67, karena gugatan yang diajukan pihak penggugat itu mengenai objek kepemilikan senggekat tanah. Makanya kami harus buktikan dari kepemilikan itu dimana objek lokasinya, hadirnya tim majelis ini dalam pemeriksaan setempat untuk melihat secara riil objek itu ada atau tidak, setelah kami lihat ternyata objeknya ada,” ujar Ikbal Hutabarat, Ketua Majelis PN Depok, Rabu (9/9). n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here