Tabrakan Diri ke Kereta Api, Pensiunan ASN Tewas Mengenaskan

33
Petugas saat mengidentifikasi korban yang menabrakan diri ke KRL

Beji | jurnaldepok.id
BT, seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kamis (15/10) ditemukan tewas diduga menabarakan diri ke rangkaian commuterline di lintasan kereta api, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji.

Penjaga pintu perlintasan tanpa rel Gang Perum PJKA RT 3/13, Kemirimuka, Beji, Prayitno mengatakan, korban seorang diri berjalan kaki dari arah Pasar Kemirimuka yang hendak menyebrang ke arah komplek PJKA.

“Namun dari kejauhan terlihat ada KRL akan melintas, korban malah berdiam diri sambil menyilangkan tangan di dada seakan sengaja untuk bunuh diri. Korban sudah kita tarik tangannya, namun dia masih bertahan di perlintasan rel jurusan Bogor ke Jakarta, setelah itu KRL langsung menghajar tubuh korban hingga tewas,” ujarnya, kemarin.

Di lokasi sama, anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemirimuka, Aiptu Rojuddin mengatakan, pada waktu kejadian diketahui sekitar pukul 07.00 WIB, saat sedang ramai lalu lalang pengendara motor yang datang dan pulang dari Pasar Kemirimuka.

Dia menambahkan, dari kartu identitas KTP dan KTA korban diketahui sebagai ASN dari Kementrian Perdagangan Pusat.

“Kami menemukan ada identitas KTA korban sebagai ASN dari Kementrian Perdagangan Republik Indonesja. Dari keterangan saksi dugaan kuat korban sengaja bunuh diri, “katanya.

Korban bermukim di RT 03/12 Kramat Beji Kelurahan Beji.

“Jasad sudah dibawa oleh anggota ambulan ke RS Bhayangkara Bogor untuk divisum karena sebagian badan di bagian tangan kiri hancur. Pihak keluarga korban juga sudah coba dihubungi tadi, sewaktu mengantar jenasah menggunakan mobil ambulans ditemani seorang ibu-ibu yang mengaku sebagai tetangganya di Beji,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here