Kejari Depok Musnahkan Ganja Kering dan Narkoba

5
Kajari dan Forkopimda saat memusnahkan barang bukti berupa ganja

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok menyebutkan kasus perkara didominasi oleh Narkoba dimana tiga terpidana dihukum mati.

Demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok, Sri Kuncoro saat memusnahkan sejumlah barang bukti (BB) yang didapatkan dari penanganan perkara sejak Januari hingga Oktober 2020.

Dia mengatakan, dari barang bukti yang terkumpul dan dimusnahkan, mayoritas didominasi Barang Bukti narkotika. Untuk kasus narkoba sendiri, lanjut Sri Kuncoro, tiga terpidana telah divonis hukuman mati.

“Setahu saya sudah ada tiga terpidana mati kasus narkoba. Jadi yang sudah inkracht dua, yang satu masih menunggu upaya hukum, yang dua tinggal menunggu eksekusi untuk hukuman mati,” ujarnya, kemarin.

Setidaknya terdapat barang bukti narkotika golongan I berupa 7.492 gram ganja kering dari beberapa perkara yang telah inkracht atau telah memiliki hukum tetap. Selain ganja, juga terdapat sabu-sabu dengan total berat 985. 9153 gram serta obat-obatan jenis tramadol dan ecxtacy 143 butir.

“Bahwa pemusnahan yang berasal dari ratusan perkara ini telah memiliki kekuatan hukum tetap. Kegiatan memang rutin dilaksanakan. Ada perkara yang sudah diputus untuk dirampas dan dimusnahkan,”katanya.

Dia menambahkan, jika tidak segera dimusnahkan dan dihancurkan, dikhawatirkan barang-barang itu akan beredar kembali melalui oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Barang-barang ini sudah tidak memiliki nilai ekonomis,” jelasnya.

Kuncoro mengaku tidak tahu secara detil lantaran baru dua bulan menjabat di Depok.

“Nanti saya cek statistik biar lebih jelas, tapi yang pasti selama dua bulan saya disini, 80 persen memang perkara narkoba. Sebetulnya pemusnahan ini mau dilakukan satu tahun bisa beberapa kali. Namun karena situasi Covid-19 itu kita satukan, mendekati akhir tahun ini sudah bulan Oktober,” lanjutnya.

Di lokasi sama, Kepala BNN Kota Depok, Rusli Lubis mengatakan sebelum acara dimulai pihaknya menggelar tes urine kepada seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Depok.

“Tujuan kita melakukan tes urine di lembaga instansi pemerintah yakni untuk memastikan bahwa seluruh pegawai bebas dari narkoba, “katanya.

Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi menambahkan pemusnahan barang bukti dari berbagai kejahatan yang berhasil disita petugas Kejaksaan Negeri Depok merupakan upaya pencapaian visi misi Kota Depok yakin unggul, nyaman, dan religius. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here