Pilih Idris-Imam, Qonita Ajak Emak-emak di Bojongsari Makan Bakso Iga

193
Qonita bersama emak-emak saat menyantap bakso iga di wilayah Bojongsari

Bojongsari | jurnaldepok.id
Banyak cara yang dilakukan untuk menggaet simpati masyarakat jelang Pilkada Depok, 9 Desember mendatang.

Salah satunya yang dilakukan oleh Ketua DPC PPP Kota Depok, Hj Qonita Lutfiyah. Kemarin, dirinya bersama Tim QL Center mengajak warga RW 13 Kelurahan Bojongsari untuk menyantap bakso iga di kawasan Hotel Golf Sawangan.

“Ini upaya kami dalam melakukan konsolidasi untuk menguatkan basis massa pendukung Idris-Imam yang ada di Bojongsari. Kami juga meminta mereka nantinya dapat mengajak para kerabatnya untuk mendukung dan memilih pasangan ideal Idris-Imam,” ujar Qonita kepada Jurnal Depok, Rabu (7/10).

Ia mengatakan, kolaborasi Idris-Imam adalah bentuk kesempurnaan dalam memilih pemimpin di Kota Depok. Kedua figur tersebut dinilai sangat erat kaitannya dengan kultur masyarakat yang ada.

“Masyarakat menilai keduanya adalah orang soleh. Pak Idris-Imam adalah simbol dari pemimpin yang taat dalam agamanya, sehingga kami rasa sangat cocok melanjutkan kepemimpinan,” paparnya.

Putri dari KH Syukron Mamun itu juga meyakini, suara Idris-Imam saat ini mendominasi di beberapa kawasan di Kota Depok.

Ketua RW 13 Kelurahan Bojongsari, Samsudin Groso mengatakan, pihaknya siap untuk memenangkan pasangan Idris-Imam di Pilkada Depok.

“Ini merupakan sebuah mandate dari Ibu Hj Qonita, maka kami harus siap. Karena sejak 2014 lalu kami sudah berjuang bersama-sama dari mulai caleg hingga pilkada. In Sya Allah kami siap untuk memenangkan Idris-Imam,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, hak pilih di RW 13 Bojongsari mencapai kurang lebih 400 orang. Dari jumlah itu, dirinya menargetkan Idris-Imam menang 80 persen.

“Ibu-ibu sudah sangat komitmen dengan Ibu Qonita, begitu juga anak-anak mudanya,” jelasnya.

Sedikitnya 50 porsi bakso iga disajikan dalam acara tersebut. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here