Pesta Narkoba di Rumah Kosong, Polisi Ciduk Tiga Pelaku

33
Inilah barang bukti narkoba yang disita aparat kepolisian

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polsek Sukmajaya menggerebek salah satu rumah di Perumahan Puri Citayam Permai Dua Kelurahan Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang dijadikan tempat pesta narkoba.

Kapolsek Sukmajaya, AKP Ibrahim Joao Sadjab mengatakan, sekitar pukul 17:00 WIB, Tim Buser Polsek Sukmajaya mengamankan tiga pelaku pengguna narkoba, yakni HF (31), F (29), dan BSF (26).

“Mereka kedapatan sedang berada di lokasi rumah yang diduga kerap dijadikan pesta narkoba. Kami mendapatkan informasi dari masyarakat rumah tersebut dijadikan pesta narkoba,” ujarnya, kemarin.

Ibrahim mengungkapkan, dari hasil penggeledahan di lokasi, anggota Polsek Sukmajaya mengamankan sejumlah barang bukti, yakni dua bungkus plastik bening berisi kristal diduga sabu, satu alat penghisap (bong), dan empat buah korek bipet.

“Ketiga pelaku dikenakan Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009, karena kedapatan, membawa, menyimpan, menguasai, meliki narkotika jenis sabu,” paparnya.

Sebelumnya, anggotanya juga menangkap AT warga Jagakarsa, Jakarta Selatan saat mengedarkan ganja jenis sabu di Jalan Kalimantan, Kecamatan Beji. Penangakan pelaku berawal dari adanya laporan masyarakat adanya transaksi narkoba.

“Adanya informasi itu anggota kami ke lokasi dan berhasil menangkap AT, pada waktu penangkapan seorang rekan AT berhasil kabur,”katanya.

Pelaku AT ini mencoba membuang barang bukti sabu ke selokan namun anggota berhasil melihat dan segera dipungut sebagai barang bukti.

“Petugas menyita satu paket sabu berat bruto 0,07 gram,” jelasnya.

Dia menambahkan seorang rekan pelaku yang berhasil kabur masih dalam pengejaran anggota di lapangan.

“Dipimpin Kanit Reskrim Iptu Sutiyasno bersama anggota masih menyelidiki keberadaan teman pelaku berhasil kabur. Dugaan sementara pelaku pengedar sabu di daerah Beji,”katanya.

Dia menuturkan untuk mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku dikenakan penyalahgunaan narkotika, Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009.

“Pelaku bersama barang bukti sabu seberat 0,07 gram sudah diamankan dan sita petugas,”katanya.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Metro Depok Kompol Indra Tarigan menambahkan angka kejahatan penyalahgunaan peredaran narkoba di wilayah hukum Polrestro Depok, selama masa pandemi cenderung meningkat. Hal ini disebabkan lantaran bertambahnya pengangguran.

“Menurutnya, dalam setiap kasus terdapat dua hingga tiga tersangka yang berhasil diamankan. Jika kita bandingkan dengan tahun sebelumnya jauh sebelum ada pandemik virus Corona , satu kasus yang berhasil kita ungkap pelaku satu,”katanya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here