Jelang Pilkada Depok, Pelaku UMKM di Sawangan Curhat ke Imam

53
Calon wakil wali kota Depok saat menerima aspirasi pelaku UMKM

Sawangan | jurnaldepok.id
Para pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Sawangan-Bojongsari menyampaikan keluh kesahnya kepada bakal Calon Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono.

Mereka juga mendengarkan langsung visi, misi, program dan komitmen Imam terhadap penguatan UMKM ke depan saat mereka diamanahkan menjabat Wakil Wali Kota.

Terlebih saat pandemi Covid 19, pemulihan ekonomi, utamanya sektor UMKM menjadi persoalan yang sangat krusial. Mereka ingin memastikan bahwa Wali Kota dan Wakil nya ke depan memiliki keberpihakan yang kuat terhadap UMKM.

“Paslon Idris-Imam sengaja kami undang karena kami menilai paslon tersebut memiliki perhatian dan komitmen yang serius terhadap UMKM,” ujar Mustopa Dwiputra, perwakilan UMKM Sawangan.

Ia menambahkan, acara terebut digagas oleh sejumlah pelaku UMKM. Meskipun tidak mewakili lembaga, acara sore kemarin dihadiri sekitar 45 pelaku UMKM di Sawangan dan Bojongsari. Peserta UMKM sengaja dibatasi tidak melebihi 50 orang.

“Isu ekonomi saat dan pasca pandemi menjadi hal yang sangat krusial. Sehingga melanjutkan dan memantapkan pembangunan lebih baik di saat pemulihan ekonomi,” paparnya.

Menanggapi hal itu, Calon Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono kembali menyatakan komitmennya bahwa ia bersama Mohammad Idris akan memberikan perhatian lebih kepada pelaku UMKM di Kota Depok jika terpilih nanti.

“Saya perhatian penuh terhadap UMKM, anak muda dan olahraga, itu bidang saya. Nanti saya juga akan minta kepada Pak Kiai ketika saya menjadi wakil, tolong diberi kesempatan kepada saya untuk menggarap tiga bidang itu, selain diplomasi,” ungkapnya.

Selain itu, komitmen keberpihakan terhadap pelaku UMKM juga telah dituangkan dalam janji kampanye diantaranya 5.000 pengusaha baru dan 1.000 perempuan pengusaha.

“Pasti akan ada pelatihan, permodalan dan pembimbingan. Kami juga akan buat pusat-pusat UMKM di setiap kecamatan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Imam yang merupakan jebolan Universitas Indonesia memiliki pemikiran visioner untuk menciptakan pasar internasional, mengingat potensi perikanan dan pertanian di Depok cukup menggembirakan.

“Sudah lama diharapkan pasar ikan hias yang bertaraf internasional, karena banyak warga Negara asing yang datang ke Indonesia hanya untuk membeli ikan hias seperti jenis neon, cupang, gapi dan lainnya,” terangnya.

Dengan begitu, nantinya akan mempermudah transaksi bagi para pelaku UMKM dibidang budidaya ikan hias dengan para konsumen mancanegara. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here