Tawuran Berdarah, 10 Remaja Diciduk Polisi

37
ilustrasi

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Sekitar 10 remaja diamankan Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Depok karena diduga terlibat tawuran di Jalan Rambutan Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, pada Kamis (1/10) sore. Dalam peristiwa tersebut satu remaja tewas karena diduga terkena sabetan senjata tajam.

Dalam penyelidikan yang dilakukan anggota Satreskrim Polrestro Depok, MA warga Kp.Lio Pancoran Mas, tewas akibat luka bacokan celurit di bagian belakang leher korban di tempat kejadian.

“Saat kejadian anggota kami berhasil mengamankan dua remaja beserta sebilah celurit yang diduga digunakan untuk menebas korban,” ujar Kasat Reskrim Polrestro Depok, Kompol Wadi Sabani, kemarin.

Dia menambahkan, dari keterangan kedua remaja yang terlebih dahulu diamankan, sampai saat ini pihaknya telah berhasil mengamankan 10 orang.

“Kesepuluh orang yang berhasil kami amankan tersebut rata-rata usia masih remaja. 10 remaja yang telah diamankan masih dalam pemeriksaan anggota. Korban mengalami luka berat di sekitar area lehernya,” paparnya.

Peristiwa itu diduga diawali tawuran kemudian kekerasan menggunakan benda tajam. Polisi mengamankan dua barang bukti dari lokasi tawuran maut. Dua barang bukti tersebut adalah sebilah senjata tajam berjenis celurit, dan juga satu unit alat komunikasi.

“Diduga barang bukti yang diamankan ini adalah milik terduga pelaku. Untuk saat ini yang kami amankan senjata tajam yang diduga untuk melukai sebuah celurit, dan ada alat komunikasi juga, saat ini sudah kami amankan di Polsek Pancoran Mas,”katanya.

Korban MA (16) yang tercatat salah satu siswa SMK di kawasan Beji. Berdasarkan pantauan di media sosial sejumlah rekan korban melalui IG nya mengucapkan turut berduka cita. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here