Kisruh Karang Taruna Depok, Daud Minta Tim Formatur Fokus Aturan Organisasi

159
Daud Sulaiman

Bojongsari | jurnaldepok.id
Ketidakcakapan Tim Formatur Hasil TKKT IV Kota Depok dalam menjalankan tugas yang diembannya disikapi oleh Ketua MPKT (Majlis Pertimbangan Karang Taruna) Kecamatan Bojongsari, Daud Sulaiman.

Daud mengatakan, mestinya Formatur menjalankan normatifnya mekanisme organisasi yang sudah diatur dalam tatib.

“Waktu dua minggu adalah waktu yang sangat cukup untuk membahas terkait kepengurusan dan lain-lain, sehingga tidak malah melebar kemana saja. Harusnya mereka bisa fokus akan tugasnya, saya rasa tidak begitu sulit mengumpulkan Tim Formatur yang kalu tidak salah berjumlah 9 orang,” ujar Daud kepada jurnaldepok.id, Rabu (23/9).

Hal tersebut disampaikan Daud di sela kegiatan sosialisai jalan bersih di lingkungan RW 14 Kelurahan Bojongsari.

Ketika di tanyakan terkait pimpinan sidang mencabut skorsing dan mengambil alih atas perjalanan keorganisasian Karang Kota Depok secara kolektif colega, Daud yang juga menjabat sebagai ketua RW 14 Kelurahan Bojongsari menanggapi positif.

“Ya langkah itu saya rasa sudah tepat, kan dalam kurun waktu yang telah ditentukan sudah pasti pimpinan sidang menunggu hasil tim Formatur, kalau ternyata waktu yang sudah ditentukan ternyata tidak ada kabar dari Formatur, berarti Formatur abai terhadap tanggung jawabnya,” paparnya.

Dengan begitu, sambungnya, sudah sepantasnya pimpinan sidang kembali mengambil langkah-langkah.

“Saya yakin langkah yang diambil tersebut nantinya akan dibawa ke pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Barat agar mendapat solusi terbaik,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here