Ketua Timses Akui Idris-Imam Mulai Diserang Black Campaign

257
Hafid Nasir

Margonda | jurnaldepok.id
Bakal Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono mulai diserang kampanye hitam atau hoax oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Kalau ditanya apakah pasangan Idris dan Imam sudah diserang kampanye hitam, ya sudah ada,” ujar Ketua Tim Sukses Idris-Imam, Hafid Nasir, kemarin.

Dengan adanya dugaan kampanye hitam itu pihaknya akan tetap melakukan kampanye yang sopan, santun, sehat dan bermartabat.

“Kami menjauhi adanya kampanye hitam dan hoax, yang kami lakukan adalah kampanye santun sopan dan bermartabat,”katanya.

Dia mengatakan pihaknya akan menjauhi kampanye hoax melainkan melakukan kampanye edukasi dan adu gagasan.

“Kami juga ingin politik gagasan. Ketika ada info yang mendermarketisasi, ingin memberikan semacam informasi sejenis yang sifatnya bukan ujaran kebencian atau konteks hoax,” jelasnya.

Ia menambahkan, ada instruksi khusus menghadapi kampanye di masa pandemic.

“Yang jelas memang sudah ada arahan dari KPU bahwa kampanye di masa pandemi ini dibatasi terkait dengan jumlah peserta untuk pertemuan terbatas maksimal 50 orang,” terangnya.

Setiap paslon, sambungnya, nanti diberikan kesempatan untuk melaksanakan kampanye akbar itu juga dibatasi peserta 100 orang.

“Itu juga bisa diliput secara virtual. Tim pasangan kami Idris dan Imam mengoptimalkan sosialisasi visi misi dan janji kampanye lewat media sosial termasuk teman-teman di media mainstream lah. Memang Idris-Imam tidak ingin melakukan kampanye yang pada akhirnya akan memunculkan klaster baru terkait penyebaran virus Korona. Kami hati-hati bentul dalam menyampaikan visi dan misi program serta janji kampanye,”katanya.

Sehingga, lanjutnya, pihaknya akan melakukan pertemuan daring dan tak ingin melakukan kegiatan secara offline.

“Artinya jaga jarak ini menjadi sebuah hal yang dipatuhi. Penggunaan masker, penyemprotan disinfektan dan memastikan warga hadir pada keadaan sehat. Mengendalikan masa yang ingin ikut bagian dalam Pilkada, terutama pada kampanye. Kami sudah membangun sinergitas teman-teman relawan dari Pak Idris dan Pak Imam serta teman-teman di partai pengusung di PKS, Demokrat dan PPP. Tentunya kami ingin klasterisasi kegiatan ini per kecamatan,” tukasnya.

Sehingga, lanjutnya, bisa merangkul masyarakat pada tingkat kecamatan dan kelurahan bersama teman relawan dan partai pengusung.

“Sehingga kami bisa menyapa secara kongkret masyarakat. Kami sudah siapkan berbagi bentuk yang akan ditampilkan pada media sosial. Ini juga menjadi upaya kami menyampaikan kepada warga masyarakat terkait capaian Pak Idris selam lima tahun memimpin Depok,”katanya.

Termasuk juga berapa jumlah sekolah yang sudah direnovasi, dibangun, bahkan yang sudah dicarikan lahannya.

“Berapa Puskesmas yang sudah direhab dan juga dibangun. Itu juga harus menjadi informasi yang sampai ke masyarakat,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here