Nekat Buka di Jam Malam, Tempat Karaoke Ditindak Satpol PP

282
Petugas gabungan saat melakukan tindakkan terhadap pemilik tempat karaoke

Margonda | jurnaldepok.id
Tim Gabungan Operasi Pembatasan Aktivitas Usaha (PAU) dan Pembatasan Aktivitas Warga (PAW) menemukan aktivitas karaoke yang menjual miras dan melakukan pelanggaran. Saat melakukan operasi PAU dan PAW Sabtu-Minggu(19-20) malam, tim gabungan menemukan karaoke dan tempat hiburan malam yang masih beroperasi hingga larut malam.

“Dalam pengawasan yang dilakukan, masih terdapat sejumlah pelaku usaha dan warga yang kedapatan melanggar jam operasional dan protokol kesehatan,” ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, kemarin.

Ia mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan ke sejumlah lokasi yang disinyalir terdapat pelanggaran. Dalam pengawasan, pihak Satpol PP pun bersinergi dengan TNI dan Polri.

“Kami bersama TNI dan Polri melakukan pengawasan ke beberapa tempat yang melanggar jam operasional sesuai ketentuan yang berlaku,”katanya.

Dikatakannya, dari hasil pengawasan, terdapat beberapa cafe yang melanggar ketentuan jam operasional. Di antaranya di wilayah Pancoran Mas, Jalan Raya Transyogi dan di Jalan Raya Bogor.

“Selain itu, tempat karaoke kepergok sudah beroperasi padahal belum diperbolehkan,” paparnya.

Dia menambahkan, aktivitas tempat bermain ketangkasan, sarana tempat bermain anak, dan tempat karaoke belum diperbolehkan.

“Karena itu, kami tindak tegas bagi yang melanggar berdasarkan Peraturan Wali Kota Nomor 59 Tahun 2020,” tambahnya.

Dia menambahkan terkait pembatasan jam operasional telah diatur sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor 443/347/Kpts/Dinkes/Huk/2020. Yaitu tentang pembatasan jam operasional kegiatan toko, pusat perbelanjaan, rumah makan, cafe dan tempat usaha atau pusat kegiatan lainnya, serta layanan antar dan aktivitas warga.

“Adapun kegiatan toko, pusat perbelanjaan, rumah makan, cafe dan tempat usaha atau pusat kegiatan lainnya yang sebelumnya tutup pukul 18.00 WIB, kini direlaksasi atau dilonggarkan menjadi pukul 20.00 WIB. Untuk aktivitas warga yang sebelumnya dibatasi pukul 20.00 WIB, diberi relaksasi hingga pukul 21.00 WIB. Termasuk layanan antar atau take away juga diterapkan waktu yang sama dan ditentukan,” tegasnya.

Dia mengimbau kepada para pelaku usaha untuk mematuhi peraturan tersebut dan melaksanakan protoko kesehatan sebagai langkah memutus rantai penularan virus Covid 19. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here