Cium Aroma Tak Sedap, Tim Relawan Pradi-Afifah Minta ASN Netral

188
Soetono Toere

Cinere | jurnaldepok.id
Ketua Relawan Jas Merah Kota Depok yang juga salah satu tim Relawan pemenangan bakal pasangan calon (Bapaslon) Pradi-Afifah, Soetono Toere mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas dilingkup Pemerintahan Kota (Pemkot) Depok agar tidak terkontaminasi kepentingan politik dalam pelaksanaan pesta Demokrasi Pilkada 9 Desember mendatang.

Dikatakan Tono, ASN sebagai pelayan masyarakat tidak diperbolehkan untuk ikut ikutan berpolitik mendukung salah satu kandidat bakal calon secara terbuka apalagi mempengaruhi orang lain untuk mendukung salah satu kandidat

“Kami ingatkan kepada siapapun ASN agar tidak ikut malakukan kegiatan yang bersifat memihak kepada salah satu kandidat bakal calon, karena itu jelas melanggar aturan, dan apabila nanti kami memiliki bukti ASN melakukan kegiatan mengajak, mengarahkan atau memobilisasi massa untuk kepentingan salah satu kandidat, maka kami tak segan-segan akan melaporkannya ke Bawaslu dan Kementerian Aparatur Negara,” ancam Tono.

Dikatakan Tono, meskipun saat ini pihaknya belum memiliki bukti keberpihakan ASN terhadap salah satu kandidat Bapaslon Wali Kota/Wakil Wali Kota Depok, namun kata dia indikasi keberpihakan itu sudah tercium oleh timses Bapaslon yang memang ditugaskan untuk mengawasi kinerja dan kegiatan para ASN khususnya para pejabat wilayah.

“Kami mensinyalir ASN yang ikut mempengaruhi dan mengarahkan warga untuk memilih salah satu kandidat bakal calon, namun ini baru praduga kami, dan kami belum mengantongi bukti valid, tapi jika nanti memang terbukti ada ASN yang berpihak kepada salah satu calon, maka kami akan langsung melaporkannya kepada pihak terkait,” tegas Tono.

Ditegaskan Tono, pada prinsipnya, ASN tidak perlu untuk ikut ikutan berpolitik praktis apalagi sampai melanggar aturan karena lanjut dia siapapun nanti yang terpilih sebagai Wali Kota/Wakil Wali Kota, ASN tetap ASN yang sejatinya ditugaskan untuk melayani semua elemen masyarakat.

“Sudah jelas yang namanya ASN itu sebagai pelayan masyarakat, jadi tidak perlu memihak meskipun diiming imingi untuk jabatan yang lebih baik, karena itu bisa jadi blunder jika jagoannya keok dalam pilkada,” pungkas Tono. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here