Pasien Covid 19 Terus Meningkat, RSUD Berencana Tambah Kapasitas Tempat Tidur

229
Tampak muka RSUD Kota Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok akan menambah tempat tidur untuk merawat pasien Covid 19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Pemerintah Kota Depok tengah berupaya mencari tempat penginapan untuk menampung pasien Covid 19 dengan gejala ringan. Sebab, saat ini sejumlah rumah sakit nyaris penuh.

“Kapasitas RSUD untuk ICU sudah full, ada beberapa tempat tidur untuk pasien-pasien dengan gejala sedang dan ringan, kami harapkan ke rumah sakit yang sudah kami kordinasikan, seperti RS HGA dan RS Citra Medika,” ujarnya, kemarin.

Pihaknya sudah berupaya untuk mencari alternatif lain, salah satunya menyewa hotel seperti yang dilakukan oleh daerah lain. Namun nyatanya pihak pengelola jasa penginapan tersebut tidak bersedia.

“Penambahan hotel untuk pasien postif sampai sekarang tidak ada yang bersedia untuk dibawa, tapi kami akan minta pada BNPB agar dicarikan tempat istirahat untuk tenaga kesehatan,”katanya.

Dengan alasan tersebut, lanjut Idris, maka solusi yang dinilai tepat untuk saat ini adalah memberdayakan rumah sakit swasta.

“Kami akan sasar rumah sakit memang khusus, misalnya Rumah Sakit Citra Medika tadi untuk menampung positif OTG (orang tanpa gejala) dan ringan-ringan. Kami memilih rumah sakit yang bisa diajak kerja sama,” paparnya.

Selain itu, kata Idris, secara teknis dari sini penanganan juga akan lebih efektif jika di rumah sakit.

“Secara teknis operasional kesehatan juga agak kesulitan karena harus menghire nakes (tenaga kesehatan) perawatnya. Ini enggak murah,” jelasnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Depok, Dadang Wihana menambahkan, tidak ada pengaturan untuk memaksa pihak pengelola hotel di Depok menyediakan tempat bagi pasien Covid 19.

“Kalau Jakarta melalui PHRI-nya sudah tersedia. Kami lagi berusaha, ini kalau memang ada sudah diminta BNPB. Sampai saat ini belum ada,” tandasnya.

Dadang menyebut, ada sejumlah alasan pihak hotel di Depok tidak bersedia menangani pasien Covid 19. Salah satunya demi kenyamanan konsumen.

“Mereka ada tamu, kedua dari sisi fasilitas mereka kan harus ekstra, nanti termasuk juga ruangan jendela harus bisa dibuka dan lain-lain itu yang menyulitkan,” jelasnya.

Terkait hal itu, jelas Dadang, pihaknya sedang berkomunikasi dengan beberapa pihak, terutama wisma atlet dan lain-lain.

“Lalu untuk meningkatkan kapasitas RSUD dan beberapa rumah sakit mungkin yang paling dekat adalah RSUD menambah kapasitas jumlah tempat tidur,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here