Maju di Pilkada Depok, Pradi Ajukan Cuti

47
Pradi Supriatna

Margonda | jurnaldepok.id
Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna akan mengajukan cuti pada 26 September 2020 mendatang paska penetapan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok.

“Ya kami ajukan cuti pada 26 September 2020, paska adanya penetapan dari KPU Kota Depok,” ujar Pradi kepada wartawan, kemarin.

Dia mengatakan, masalah surat administrasi pengajuan cuti sebagai Wakil Wali Kota Depok sudah diserahkan sehingga pada tanggal tersebut dirinya bukan menjadi Wakil Wali Kota Depok.

“Pas tanggal 26 September kami cuti, dan menjadi Calon Wali Kota Depok di Pilkada 2020,” paparnya.

Dia mengatakan, pimpinan Pejabat Sementara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok nantinya sudah disiapkan oleh Propinsi Jawa Barat atau Kementrian Dalam Negeri.

“Pak Kiai Idris kan juga sudah ajukan cuti Wali Kota, kami cuti juga maka ada yang gantikan kami, itu nanti keputusannya ada di Propinsi Jawa Barat atau Kementrian Dalam Negeri,”katanya.

Pradi mengungkapkan, pengajuan cuti tersebut memang sudah ada aturannya dan diwajibkan cuti selama kampanye.

Menurut UU Nomor 10/2016 tentang Pilkada pada Pasal 70 ayat 3 menyatakan gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota yang mencalonkan kembali pada daerah yang sama dalam melaksanakan kampanye harus memenuhi ketentuan.

Pertama, tidak menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya. Kedua, menjalani cuti di luar tanggungan negara dan ketiga pengaturan lama dan jadwal cuti dengan memperhatikan keberlangsungan tugas penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Artinya, selama cuti atau masa kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas negara dalam bentuk apa pun. Harus melepaskan tanggungan negara,” ungkapnya.

Dalam Peraturan KPU Nomor 18/2019 atas perubahan kedua PKPU Nomor 3/2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati Wali Kota, Wakil Wali Kota pada Pasal 4 ayat 1 huruf r menyatakan secara tertulis bersedia cuti di luar tanggungan negara.

Dia berharap di Pilkada Depok ini bukan menjadi ajang gontok-gontokan satu sama lain, melainkan saling adu berbagi misi dan visi untuk pembangunan Kota Depok kedepannya.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris akan kembali bertarung di Pilkada Depok 2020.
Sebagai petahana, kali ini ia berpasangan dengan Imam Budi Hartono.

Keduanya sudah resmi menjadi pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Depok setelah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umun (KPU) di hari terakhir pendaftaran, Minggu (6/9/2)

Sementara itu, Idris mengaku sudah mengajukan cuti dan pengunduran diri sebagai Wali Kota Depok untuk maju dalam Pilkada Depok 2020.

“Pengunduran diri sudah selesai tidak masalah, saya sedang mengajukan cuti ke gubernur,” kata Idris beberapa waktu lalu.

Rencananya, Idris mulai cuti pada 26 September hingga 5 Desember 2020. Sementara itu, per tanggal 6 Desember 2020, Idris sudah aktif kembali sebagai Wali Kota Depok. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here