Petahana Dua-duanya Maju di Pilkada, Bawaslu RI Minta Pengawasan ASN Diperketat

142
Anggota Bawaslu RI saat menerima kenang-kenangan dari Bawslu Kota Depok

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Mochamad Afifuddin meresmikan pojok pengawasan Bawaslu Kota Depok.

Peresmian pojok pengawasan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat mencari informasi mengenai kerja-kerja pengawasan, sehingga dapat meningkatkan partisipasi serta menjadi titik temu semua pihak diantaranya mahasiswa, wartawan, LSM, komunitas dan masyarakat secara luas.

“Saya berharap pojok pengawasan ini mendekatkan Bawaslu Kota Depok dengan seluruh lapisan masyarakat, sehingga mereka merasa dilibatkan,” ujarnya, kemarin.

Ia menambahkan, meskipun pojok pengawasan ini berada di Kantor Bawaslu Kota Depok, tapi tempat ini milik bersama dan dapat dijadikan wadah berdiskusi.

“Pojok pengawasan ini juga menjadi magnet bagi kaum milenial menuangkan ide-ide kreatifnya agar tercipta pilkada bersih dan damai,” paparnya.

Melalui pojok pengawasan, kata dia, masyarakat dapat bertukar pikiran mengenai tahapan Pilkada 2020 Kota Depok yang tengah berlangsung. Sehingga proses demokrasi bisa lebih hidup.

Kemudian, sambungnya, mengetahui Bapaslon Kota Depok yang mendaftarkan diri ke KPU keduanya merupakan incumbent, Afif berpesan agar Bawaslu Kota Depok dapat benar-benar mengawasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Pencegahan dan sosialisasi netralitas ASN harus terus digaungkan, jangan sampai ada ASN yang melakukan pelanggaran dengan dalih mereka tidak mengetahui bahwa yang dilakukan merupakan bentuk pelanggaran,” tegasnya.

Dalam situasi Covid 19 seperti ini, sambungnya, bukan berarti Bawaslu melonggarkan kerja pengawasan.

“Tapi justru beban kerja pengawasan kami bertambah. Sehingga kami perlu kerja ekstra dan terus menerapkan protocol kesehatan dalam setiap kerja-kerja pengawasan yang kami lakukan,” ungkapnya.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana mengatakan, pojok pengawasan merupakan sebuah sudut yang berfungsi memberikan informasi berkaitan dengan Pemilu dan Pilkada.

“Kami juga menyediakan buku-buku dan data hasil pengawasan. Pojok pengawasan ini sengaja didesign semenarik mungkin dan terbuka bagi siapapun,” tandasnya.

Dikatakannya, tidak ada pembatasan bagi masyarakat umum dan Bawaslu Kota Depok terbuka 24 jam.

“Semua pihak dapat mengakses. Hal ini demi terciptanya iklim keterbukaan informasi kepada publik mengenai hasil kerja pengawasan yang dilakukan di lapangan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here