Selamet Divonis Enam Bulan Penjara, Babai Merasa Tak Puas

360
Babai Suhaimi

Cipayung | jurnaldepok.id
Anggota DPRD Depok, Babai Suhaimi merasa tak puas dengan vonis enam bulan pidana penjara terhadap Ketua DPC PKB Kota Depok, Selamet Riyadi.

“Kalau bicara enggak puas pasti enggak puas lah, karena dengan apa yang saya derita terhadap pencemaran dan hinaan ini sangat tidak tepat,” ujar Babai kepada Jurnal Depok, Selasa (15/9).

Namun begitu, Babai merasa bersyukur hakim telah membuat putusan yang benar.

“Mengenai itu sesuai atau tidak, saya enggak mengerti dan sepenuhnya menjadi kewenangan JPU,” paparnya.

Dikatakannya, vonis enam bulan terhadap Selamet tidak akan memperuncing kondisi di internal PKB. Karena, kata dia, hal itu menyangkut persoalan prilaku pribadi.

“Namun ini menjadi catatan bagi semua kader, bahwa prilaku seperti itu enggak patut dicontoh. Karena hal tersebut, akhirnya menjadi pertimbangan majelis hakim salah satunya, dimana saudara Selamet sebagai tokoh dan pimpinan partai seharusnya mencontohkan prilaku yang baik, bukan malah mencontohkan prilaku yang tidak baik,” katanya.

Dari itu, Babai mengingatkan agar kedepan Selamet lebih berhati-hati lagi dalam berkata dan bersikap serta mengedepankan politik santun.

“Berpolitik harus dengan cara yang santun, jangan berpolitik dengan cara yang tidak santun,” ungkapnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rozi Juliantono membenarkan terkait vonis enam bulan penjara terhadap Selamet.

“Iya (sudah vonis,red), jadi dipidana penjara enam bulan,” ujar Rozi kepada jurnaldepok.id, Selasa (15/9).

Namun begitu, kata dia, pidana penjara itu tak perlu dijalani percobaan selama 9 bulan.

“Kalau dalam 9 bulan ia tidak melakukan tindak pidana lain, maka ia tidak perlu menjalani pidana yang enam bulan itu,” paparnya.

Atas putusan itu Rozi bersikap pikir-pikir.
“Kami masih tahap pikir-pikir, nanti kami laporkan dulu ke pimpinan untuk sikap selanjutnya,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditulis Selamet belum bisa dikonfirmasi. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here