Wow…Hasil PollingKita Pasangan Idris-Imam Sementara Unggul Telak dari Pradi-Afifah

1119
Inilah hasil PollingKita pagi ini, dimana pasangan Idris-Imam unggul atas Pradi-Afifah

Margonda | jurnaldepok.id
Jelang pemilihan kepala daerah Kota Depok, 9 Desember mendatang berbagai upaya untuk mencari tingakat popularitas pasangan calon dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat, tak terkecuali melakukan jajak pendapat atau yang lazim disebut polling.

Dilansir dari PollingKita.com, polling dengan pertanyaan siapakah calon wali-wakil wali kota Depok pilihan anda kini ramai dikunjungi oleh pemilih.

Polling yang memiliki dua opsi jawaban yakni Mohammad Idris-Imam Budi Hartono dan H Pradi Supriatna-Hj Afifah Alia hingga, Selasa (15/9) pagi sudah menerima 4.195 suara atau jawaban.

Dari 4.195 jawaban, diluar perkiraan pasangan Idris-Imam jauh memimpin di angka 72,6 persen atau setara 3.044 suara. Sementara pasangan Pradi-Afifah hanya 27,4 persen atau setara 1.151 suara.

Menyikapi hasil polling yang dibuat pada 13/09/2020 pukul 19:11 WIB, Sekretaris Relawan R2, Adin H Dawih berpendapat bahwa hasil polling itu akan menjadi acuan bagi pihaknya.

“Alhamdulillah masyarakat bisa melihat dan menilai, siapa yang berpengalaman dan siapa yang baru mau cari pengengalaman. Dari pengalaman itu masyarakat kan bisa menilai, terlebih saat ini masyarakat Depok sudah cerdas,” ujar Adin kepada jurnaldepok.id, Selasa (15/9).

Ia menambahkan, masyarakat saat ini dalam memilih peimpin mengedepankan pemikiran untuk membawa kemaslahatan baik dunia maupun akhirat.

Sementara itu Ketua Harian DPC Partai Gerindra Kota Depok, Jamaludin menyikapi biasa saja hasil polling tersebut.

“Kalau dari kubu kami biasa saja menanggapinya, polling itu sah-sah saja yang dibuat oleh masyarakat atau komunitas tertentu. Yang jelas kami bergerak tidak berdasarkan polling, tim kami sudah bergerak ke bawah dan mensosialisasikan Pradi-Afifah ke masyarakat,” tanggapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, hasil polling bisa dijadikan ukuran namun pihaknya juga memiliki hasil polling sendiri yang memenangkan Pradi-Afifah.

Namun begitu, Jamal lebih mempercayai hasil survei ketimbang polling karena survei menggunakan metode ilmiah. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here