Pelaku Usaha Mulai Patuhi Penerapan Jam Malam di Depok

10
Petugas gabungan saat menyisir lokasi usaha di sebuag pusat perbelanjaan

Beji | jurnaldepok.id
Para pelaku usaha sudah mulai mematuhi adanya Pembatasan Aktivitas Warga sebagai pencegahan virus Covid 19. Petugas gabungan Polrestro Depok, Kodim 0508 Depok dan Satpol PP Kota Depok terus blusukan ke pusat perbelanjaan atau mal.

Selain mengawasi penerapan protokol kesehatan, kegiatan sekaligus untuk membagikan masker ke warga.

“Anggota kami sebar ke 18 titik sasaran yaitu mulai dari rumah makan, pusat perbelanjaan seperti mall dan supermarker, pedagang kaki lima,” ujar Wakapolres Metro Depok, AKBP Hari Setyo Budi di pusat perbelanjaan Mall daerah Margonda, Beji.

Tim gabungan dari Polres Metro Depok, Kodim 0508/Depok, dan Satpol PP Kota Depok melaksanakan pengawasan penerapan pembatasan aktivitas warga. Sepekan setelah aturan diberlakukan, kesadaran masyarakat dinilai sudah mulai meningkat.

“Masyarakat sudah mulai patuh melaksanakan kebijakan tersebut, pukul 18.00 WIB juga pengelola sudah mulai menutup tokonya dan pengunjung pun mulai meninggalkan pusat perbelanjaan,” paparnya.

Dari pemantauan petugas, mall-mall hingga pertokoan di sepanjang Jalan Margonda Raya, sudah mulai tutup pada pukul 18.00 WIB.

“Pengelola usaha pertokoan dan mal sudah mulai tertib setelah sosialisasi pembatasan aktivitas warga digencarkan. Alhamdulillah, sesuai Perwal Nomor 59 Tahun 2020 di tempat perbelanjaan tersebut aktivitasnya sudah dibatasi hingga pukul 18.00 WIB operasionalnya,”katanya.

Lebih lanjut Hari menyebutkan, setelah kembali ditetapkan Kota Depok masuk kedalam zona merah penyebaran virus perlu ada tindakan upaya bersama dalam pencegahan.

Mulai dari pendisiplinan diri sendiri seperti wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun merupakan cara personal lockdown yang dianjurkan Walikota Depok demi memutus mata rantai penyebaran virus.

“Sehingga butuh ada kerjasama dengan berbagai pihak dalam melakukan pendisiplinan protokol kesehatan. Tadi kami mengimbau dan kebetulan tidak kami temukan pelanggaran jam operasional, sehingga tidak ada sanksi untuk masyarakat dan pengelola. Hari ini sasarannya pusat perbelanjaan modern di Kota Depok,” jelasnya.

Sebelumnya Pemerintah Kota Depok memberlakukan pembatasan aktivitas warga dengan memberlakukan jam malam untuk mengendalikan peningkatan dan penyebaran kasus Corona yang berlaku berlaku sejak Senin (31/8/).

Sementara operasional toko, rumah makan, mal, mini market, super market dibatasi hingga pukul 18.00 WIB. Pembatasan aktivitas warga ini dilakukan untuk menekan tingkat penyebaran virus Corona di Kota Depok. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here