Mantan Kepala Dinas dan Camat Positif Dukung Pradi-Afifah

665
Terlihat mantan kepala dinas dan camat menghadiri deklarasi Pradi-Afifah

Margonda | jurnaldepok.id
Mantan kepala dinas dan camat yang bertugas bersama Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat memberikan dukungan kepada pasangan Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020. Mereka tampak hadir saat kegiatan deklarasi Pradi-Afifah di Warung Betawi Ngumpul di Kecamatan Beji, beberapa waktu lalu.

Mantan Kasatpol PP Kota Depok, Sariyo Sabani mengatakan, kehadirannya ke lokasi deklarasi Pradi-Afifah merupakan suatu dukungan kepada mereka.

“Kami bersama Pak Asep Rahmat mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pak Heri mantan Camat Cimanggis dukung Pak Pradi dan Afifah di Pilkada Depok,” ujarnya.

Sariyo menambahkan, para mantan pejabat di Pemkot Depok ini berlabuh di Gerakan Arus Bawah atau Gerabah yang dikomandoi oleh mantan lurah, H Sarmili atau Lurah Dewa.

“Selain kami, ada mantan pejabat Pemkot Depok lainnya salah satunya Sarmili,”katanya.

Sariyo beralasan memberikan dukungan kepada Pradi-Afifah karena ingin adanya perubahan kebijakan di Kota Depok.

Sementara itu, Asep Rahmat beralasan datang ke acara deklarasi Pradi-Afifah tidak lain memberikan dukungan penuh kepada mereka.

“Kami dukung Pradi-Afifah di Pilkada Depok, kami ingin perubahan dan pembangunan yang merata,” tandasnya.

Saat ini menurut Asep, pembangunan dikatakan belum merata salah satunya bangunan SMA, SMK di setiap kecamatan di Kota Depok.

Ketua Gerabah, Edmond Johan mengatakan, Gerabah merupakan organisasi yang dibentuk dari berbagai elemen masyarakat di Kota Depok, dengan dasar pemikiran yang sama. Khususnya pembangunan Kota Depok.

“Kami merasa, Kota Depok tidak ada kemajuan berarti. Sehingga, perlu ada perubahan besar. Karena momennya pilkada, tentu kami harus ambil bagian untuk mewujudkan hal tersebut, yakni dengan mendukung pasangan yang memiliki kesamaan visi dan memiliki kecintaan, semangat serta niat untuk membangun Kota Depok,”katanya.

Mantan legislator dari Partai Golkar ini mengungkapkan, di Gerabah terdapat berbagai elemen masyarakat, mulai dari mantan dewan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus lingkungan hingga unsur kepemudaan.

Sementara, ditataran penasehat, terdapat tokoh seperti H. Sarmili, H. Maruf Aman, H Cecep Iskandar dan H Adung Sodik.

“Tokoh-tokoh muda pun mulai dari tingkat kecamatan dan kelurahan. Jadi semua unsur ada, memiliki basis massa dan struktur organisasi yang terdata dengan jelas mulai dari tingkat kota, 11 kecamatan dan 63 kelurahan,” jelasnya.

Pihaknya mendukung duet Pradi-Afifah, bukan tanpa alasan.

Sebab, kata Edmond, pasangan tersebut dinilai dapat mengubah Depok menjadi lebih baik lagi dari periode sebelumnya.

“Keduanya merupakan kombinasi yang saling melengkapi, di mana Pradi merupakan orang Depok asli dan ke-humble-annya, dapat merangkul warga berbagai segmen. Sementara, latar pendidikan Afifah Alia, dapat memperkokoh pondasi pembangunan Kota Depok lima tahun ke depan,” ungkapnya.

Gerabah yang memiliki sumber daya manusia (SDM) di berbagai elemen masyarakat akan bergerak untuk menyosialisasikan dan memenangkan Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here