Kenakan Baju Adat, Polisi Sosialisasikan Budaya Pakai Masker

26
Anggota Polres Metro Depok saat mensosialisasikan budaya pakai masker

Laporan: Aji Hendro
Menggunakan baju adat tradisional jajaran Kepolisian Polres Metro Depok turun ke jalan untuk mensosialisasikan protokol kesehatan dan bagi-bagi masker di simpang Ramanda, Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas.

Kasat Binmas Polrestro Depok, Kompol Lindang Lumban Tungkup Nainggolan mengatakan untuk mengambil perhatian masyarakat khusus pengguna kendaraan, 10 anggota Satbinmas dibantu Pol PP Kota Depok mengenakan baju adat tradisional dari Jawa, Sumatra Utara, dan Kalimantan sosialisasi protokol kesehatan.

Dia mengungkapkan perlu diketahui situasi penyebaran Covid-19 di Kota Depok masih dalam zona merah.

“Untuk itu perlu dibutuhkan perhatian masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan dan kebiasaan baru menggunakan masker. Sampai hari ini sudah ada empat titik sasaran tempat yang menjadi lokasi sosialisasi yaitu pusat perbelanjaan seperti mall, perkantoran, pasar tradisional, dan terminal,” ujarnya, kemarin.

Lumban berharap masyarakat agar mematuhi segala aturan protokol Covid-19 khususnya 3 M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menjaga jarak tidak berkerumun.

“Kalau bukan kita sendiri siapa lagi. Mari bersama-sama kita gerakan kesadaran protokol kesehatan dan wajib masker guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Depok dan dapat mengubah dari zona merah ke hijau,”katanya.

Dalam aksinya, anggotanya membagi-bagikan masker kain merah putih bagi pengguna kendaraan motor yang akan berangkat ke tempat kerja.

“Ada 100 masker yang kami bagikan secara bersamaan hal ini guna menimbulkan rasa kesadaran wajib menggunakan masker,” jelasnya.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah menambahkan satu diantara sejumlah upaya melawan Covid-19 adalah dengan pencegahan yang dilakukan terus menerus, diantaranya dengan sosialisasi.

“Kesadaran masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan juga sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan ini,” tandasnya.

Kesadaran masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan merupakan obat mujarab guna menghambat bahkan memutus rantai penyebaran Covid 19.

“Kami tidak akan henti memberikan sosialisasi, imbauan, dan juga edukasi agar masyarakat tergugah mentaati protokol kesehatan yang sudah diterapkan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here