Petugas Gabungan Razia Masker di Wilayah Perbatasan Depok-Jakarta

17
Petugas saat memberikan pengarahan kepada pelanggar masker

Margonda | jurnaldepok.id
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bersama Satpol PP Kota Depok dan DKI Jakarta menggelar razia masker di wilayah perbatasan Depok dan DKI Jakarta. Ada sekitar 62 pelanggar terjaring dalam operasi itu.

Puluhan warga tersebut kedapatan mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak memakai masker saat melintas di wilayah perbatasan.

“Seluruhnya mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak bermasker kami kenai sanksi yang berlaku,” ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, Senin (7/9).

Dia mengatakan, puluhan pelanggar tersebut dikenakan sanksi sesuai wilayah operasi bermasker.
Untuk pelanggar yang berada di wilayah Kota Depok berdasarkan Peraturan Wali (Perwal) Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020 dikenakan sanksi sosial atau denda senilai Rp 50 ribu.

“Sedangkan untuk pelanggar yang terjaring di wilayah DKI Jakarta, berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 51 Tahun 2020 dikenakan denda senilai Rp 250 ribu,” paparnya.

Dikatakan Lienda, untuk di wilayah Kota Depok terdapat 32 pelanggar, empat di antaranya dikenakan denda senilai Rp 50 ribu.

“Dan di wilayah DKI Jakarta terdapat 30 pelanggar, enam di antaranya dikenakan denda senilai Rp 250 ribu. Denda diberikan sesuai daerah operasi, karena masing-masing wilayah memiliki aturan hukum yang berbeda,” tuturnya.

Lienda menjelaskan, denda yang dibayarkan pelanggar akan masuk ke masing-masing kas daerah.

“Untuk pelanggar di wilayah Kota Depok, denda masuk pada kas daerah Kota Depok. Lalu untuk pelanggar di wilayah DKI Jakarta akan masuk kas daerah DKI Jakarta,” katanya.

Ia berharap melalui operasi gabungan yang dilakukan dapat memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Tentunya dengan memberikan efek jera kepada warga yang tidak taat terhadap protokol kesehatan. Semoga upaya yang kami lakukan antar wilayah ini dapat lebih optimal sebagai upaya pencegahan Covid-19 yang lebih masif,” jelasnya.

Sementara untuk pelaksanaan Pembatasan Aktivitas Warga pada malam hari pihaknya sudah memberikan surat teguran kepada pelanggar.

“Anggota kami yang melakukan patroli di lapangan masih menemukan pelanggar PAW, maka kami berikan surat teguran tertulis. Jika mereka masih melanggar PAW maka akan dikenakan sanski lanjutan sesuai aturan yang berlaku. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here