Jelang Pilkada Depok, Pengurus PDIP Mundur se Kelurahan, Ini Penyebabnya

659
Pengurus PDIP Ranting Kelurahan Pondok Petir saat membacakan surat pernyataan pengunduran diri

Bojongsari | jurnaldepok.id
Pengurus Ranting Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, menyatakan sikap mengundurkan diri dari kepengurusan partai.

“Kami KSB dan bersama pengurus ranting Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok masa bakti 2019-2024 yang namanya terdaftar di bawah ini menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan ranting PDI Perjuangan Kelurahan Pondok Petir,” ujar Sukirno, Ketua Ranting PDIP Kelurahan Pondok Petir, kemarin.

Dasar serta alasan mereka mengundurkan diri adalah sesuai kaidah-kaidah organisasi dan demi tujuan memperbesar PDI Perjuangan. Ada sekitar 12 poin yang menjadi alasan mereka mengundurkan diri.

“Pertama, dalam kepengurusan sebelumnya, pengurus PAC yang periode ini ditunjuk kembali oleh DPD partai tidak mampu memotivasi dan melakukan konsolidasi partai di tingkat pengurus ranting. Sehingga akan terwujudnya sebagai partai pelopor,” paparnya.

Kedua, sambungnya, fungsi dan keberadaan kepengurusan ranting sudah dianggap tidak ada atau sebagai pelengkap, sehingga dalam pembentukan berikut penetapan KSB PAC Bojongsari masa bakti 2019-2024 jauh dari aspirasi ranting yang saat ini sangat menghendaki adanya perubahan, restrukturisasi dan reorganisasi partai.

“Ketiga, para kader dan warga PDI Perjuangan di kelurahan, kami menolak penetapan Ketua PAC PDIP Bojongsari karena tidak memiliki program kerja yang jelas untuk perbaikan partai kedepannya,” tukasnya.

Keempat, lanjutnya, ketua PAC periode yang lalu selama ini secara organisasi belum pernah mendatangi ranting-ranting.

“Kelima, pengurus PAC periode yang lalu hanya bekerja jika ada hajat pemilu dan pemilukada saja. Keenam, pengurus PAC sebelumnya tidak memiliki program kerja yang jelas dan berkesinambungan sebagai partai pelopor,” katanya didampingi Sekretaris Ranting, Harsono.

Ketujuh, kata dia, pengurus PAC selama ini Nampak sekali tidak memiliki kemampuan untuk membesarkan partai tetap berada di tempat organisasi PDIP khususnya di Bojongsari.

“Kedelapan, enam ranting dari tujuh ranting se Kecamatan Bojongsari yang ada sama sekali tidak didengar aspirasinya. Kesembilan, lebih baik kami fokus mencari nafkah keluarga dari pada tidak dihargai petinggi partai,” jelasnya.

Tak hanya itu, mereka menilai figure Ketua PAC PDIP Bojongsari 90 persen tidak dikenal oleh kader dan warga PDIP di luar wilayah Kelurahan Duren Mekar.

“Pengurus PAC Bojongsari tidak pernah turun ke bawah untuk melakukan sosialisasi dan konsolidasi partai. Terakhir, pengurs ranting se Bojongsari menilai, PAC PDIP Bojongsari perlu dilakukan perubahan,” ungkapnya.

Sementara itu Bendahara Ranting PDIP Pondok Petir, Aji Sucipto mengatakan, jumlah pengurus yang mengundurkan diri seluruhnya mencapai 9 orang.

Surat pernyataan mengundurkan diri itu ditandatangani oleh ketua, sekretaris dan bendahara (KSB) dan enam pengurus lainnya di atas materai. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here